Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Enam Orang Kembali Tewas Dalam Aksi Protes di Myanmar

Atjeh Watch by Atjeh Watch
14/03/2021
in Internasional
0
Dua Demonstran Myanmar Kembali Terbunuh

Foto: AP

NAYPYITAW – Sedikitnya enam orang tewas oleh aparat keamanan menyusul aksi protes yang terjadi di Myanmar. Aksi digelar untuk memperingati meninggalnya seorang siswa pada pada 1988 lalu dimana peristiwa tersebut memicu pemberontakan melawan pemerintah militer.

Sebanyak tiga orang tewas dan beberapa lainnya cedera ketika polisi melepaskan tembakan kepada para demonstran di Mandalay. Sedangkan satu orang lainnya tewas di pusat kota Pyay dan dua lainnya tewas akibat tembakan polisi di Yangon semalam sebelumnya.

Seorang pengunjuk rasa menceritakan bahwa pasukan keamanan awalnya menghentikan ambulans untuk menjangkau orang-orang yang terluka. Mereka kemudian mengizinkan mereka melintas beberapa waktu setelahnya.

“Pada saat mereka mengizinkannya, salah satu yang terluka menjadi kritis dan dia kemudian meninggal,” kata pria berusia 23 tahun itu seperti dinukil laman Reuters, Sabtu (13/3).

Reuters melaporkan bahwa kematian itu terjadi ketika para pemimpin dari Amerika Serikat (AS), India, Australia dan Jepang berjanji bekerja sama memulihkan demokrasi di Myanmar. Lebih dari 70 orang telah tewas di Myanmar dalam protes yang meluas terhadap kudeta 1 Februari oleh militer.

“Sebagai pendukung lama Myanmar dan rakyatnya, kami menekankan kebutuhan mendesak untuk memulihkan demokrasi dan prioritas penguatan ketahanan demokrasi,” kata keempat pemimpin itu dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Gedung Putih AS.

Sementara, aksi masa tersebut digelar guna memperingati kematian Phone Maw, seorang sis yang ditembak mati oleh pasukan keamanan pada 1988 lalu. Dia tewas ditembus peluru panas di tempat yang kemudian dikenal sebagai kampus Institut Teknologi Rangoon.

Peristiwa tersebut kemudian memicu protes luas terhadap pemerintah militer yang dikenal sebagai kampanye 8-8-88, yang merupakan hari puncak pergolakan tersebut. Diperkirakan 3.000 orang terbunuh ketika tentara menghancurkan pemberontakan.

Aung San Suu Kyi kemudian muncul sebagai ikon demokrasi selama gerakan dan ditahan di rumah selama hampir dua dekade. Momen itu menjadi tantangan terbesar bagi pemerintahan militer sejak 1962.

Sumber: Republika

Tags: Myanmar
Previous Post

Azhari Cage: KPA Jangan Ikut-Ikutan Demo Ajakan Syeky

Next Post

Baru 1 Hari Dirilis, Video Terbaru Sabyan Disorot Netizen

Next Post
Baru 1 Hari Dirilis, Video Terbaru Sabyan Disorot Netizen

Baru 1 Hari Dirilis, Video Terbaru Sabyan Disorot Netizen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Dua Demonstran Myanmar Kembali Terbunuh

Enam Orang Kembali Tewas Dalam Aksi Protes di Myanmar

14/03/2021

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com