Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

114 Pedemo Myanmar Termasuk Anak-anak Tewas dalam Sehari

Admin1 by Admin1
28/03/2021
in Internasional
0
114 Pedemo Myanmar Termasuk Anak-anak Tewas dalam Sehari

Reuters/Stringer

Jakarta – Pasukan keamanan Myanmar membunuh 114 orang termasuk anak-anak saat aksi brutal terhadap pengunjuk rasa pro-demokrasi pada Sabtu (27/3) kemarin.

Menurut laporan kantor berita Myanmar Now, 40 orang pedemo termasuk seorang gadis berusia 13 tahun tewas di Mandalay, dan 27 pedemo tewas di Yangon.

Seorang anak laki-laki berusia lima tahun sebelumnya dilaporkan ada di antara korban tewas di Mandalay. Lalu, seorang anak berusia 13 tahun lainnya termasuk di antara yang tewas di wilayah Sagaing tengah.

“Hari ini adalah hari yang memalukan bagi angkatan bersenjata,” kata Dr. Sasa, juru bicara CRPH, kelompok anti-junta, seperti dikutip Reuters.

Jet militer Myanmar juga melancarkan serangan udara di sebuah wilayah yang dikuasai kelompok bersenjata dari etnis minoritas Karen dan sedikitnya dua orang tewas.

Sebelumnya, Serikat Nasional Karen mengatakan telah menyerbu sebuah pos militer dekat perbatasan Thailand dan setidaknya 10 orang tewas termasuk seorang letnan kolonel.

Jenderal Senior Min Aung Hlaing, pemimpin junta menurut Reuters mengatakan dalam parade untuk memperingati Hari Angkatan Bersenjata bahwa militer akan melindungi rakyat dan memperjuangkan demokrasi.

Namun, kenyataannya tidak. Para demonstran meluncurkan aksi protes besar-besaran pada Sabtu (27/3) di wilayah Yangon, Mandalay, dan kota-kota lain seperti yang telah mereka lakukan hampir setiap hari sejak

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan pernyataan kecaman atas demo kudeta di Myanmar yang menewaskan hampir seratus orang termasuk anak-anak.

“Kami menerima laporan dari puluhan tewas, termasuk anak-ana,” kata kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB dalam sebuah cuitan di Twitter, Sabtu (27/3).

“Kekerasan ini memperparah ketidakabsahan kudeta dan kesalahan para pemimpinnya,” tambahnya.

Juru bicara Ravina Shamdasani mengatakan bahwa badan PBB belum dapat secara independen mengonfirmasi laporan tersebut, tetapi menambahkan bahwa beberapa laporan dari setidaknya 40 situs mengatakan bahwa polisi dan tentara menanggapi protes damai dengan ‘kekuatan mematikan’.

Pejabat PBB dan pemerintah Barat mengecam kekerasan tersebut. Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengeluarkan pernyataan yang mengatakan: “Pembunuhan warga sipil tak bersenjata hari ini, termasuk anak-anak, menandai titik terendah baru.”

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Polisi Sebut Ledakan Gereja Katedral Makassar Bom Bunuh Diri

Next Post

Bloom Works Cerita Pengalaman Berkunjung ke Aceh dan Museum Tsunami

Next Post
Bloom Works Cerita Pengalaman Berkunjung ke Aceh dan Museum Tsunami

Bloom Works Cerita Pengalaman Berkunjung ke Aceh dan Museum Tsunami

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

10/06/2026
30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com