Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Penyakit Otak Misterius Serang Kanada, Pasien Hilang Ingatan

Admin1 by Admin1
01/04/2021
in Kesehatan
0
Penyakit Otak Misterius Serang Kanada, Pasien Hilang Ingatan

Ilustrasi hilang ingatan. (iStockphoto/Pornpak Khunatorn)

Jakarta – Lebih dari 40 orang di Kanada dilaporkan mengidap penyakit otak misterius dengan gejala hilang ingatan, halusinasi dan atrofi otot atau kejang.

Menurut laporan The Guardian, para pejabat memberi tahu dokter di provinsi New Brunswick bulan ini bahwa pihaknya tengah memantau 43 kasus penyakit saraf yang tidak diketahui penyebabnya.

Kasus pertama diidentifikasi pada tahun 2015. Lalu pada 2019 ada 11 kasus, dan 24 kasus pada tahun 2020. Berdasarkan laporan media, peneliti percaya lima orang telah meninggal karena penyakit itu.

Pada tahun 2021, sejauh ini sudah ada enam kasus.

Warga pertama kali mengetahui penyelidikan minggu lalu, setelah memo bocor dari badan kesehatan masyarakat setempat.

“Kami bekerja sama dengan berbagai kelompok dan pakar nasional; Namun, tidak ada penyebab jelas yang diidentifikasi saat ini, ” tulis memo itu.

Badan kesehatan masyarakat setempat juga meminta dokter mewaspadai gejala yang mirip dengan penyakit Creutzfeldt-Jakob (CJD), penyakit otak fatal yang disebabkan oleh protein yang salah bentuk dikenal sebagai prion.

“Kami tidak memiliki bukti yang menunjukkan bahwa ini adalah penyakit prion,” kata ahli saraf yang memimpin investigasi New Brunswick, Alier Marrero.

Beberapa gejala termasuk kehilangan memori, masalah penglihatan, dan gerakan abnormal memicu peringatan jaringan pengawasan CJD Kanada.

Ia menambahkan pasien awalnya hanya mengeluh nyeri, kejang dan perubahan perilaku. Gejala itu juga dapat didiagnosis sebagai kecemasan atau depresi.

Namun selama 18 hingga 36 bulan pasien mulai mengalami penurunan kognitif, pengecilan otot, air liur dan gigi bergemelutuk.

Beberapa di antaranya mengalami halusinasi menakutkan termasuk perasaan serangga merayap di kulit mereka.

Melansir CBC News, selain CJD, gejala itu juga mirip dengan beberapa variannya, seperti penyakit sapi gila, atau bovine spongiform encephalopathy.

Untuk mengesampingkan kemungkinan penyebab lain seperti demensia, penyakit neurodegeneratif, gangguan autoimun, dan kemungkinan infeksi, tim Marrero melakukan studi ekstensif tentang riwayat pasien.

Tim juga melakukan serta serangkaian tes termasuk pemindaian otak, tes metabolik dan toksikologi, dan keran tulang belakang.

“Kami belum pernah melihat selama lebih dari 20 tahun terakhir sekelompok penyakit neurologis yang tahan diagnosis seperti ini,” tutur Kepala Pengawasan CJD Kanada, Michael Coulthart.

Mayoritas kasus telah dikaitkan dengan semenanjung Acadian, wilayah berpenduduk minim di bagian timur laut New Brunswick, yang memiliki populasi kurang dari 800.000 jiwa.

Seorang peneliti di University of Alberta, Valerie Sim, mengatakan para ahli tidak benar-benar tahu apakah pasien memiliki sindrom tertentu.

“Kami melihat sindrom neurologis yang aneh dari waktu ke waktu. Terkadang kita mengetahuinya. Terkadang kami tidak melakukannya.”

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Filipina Merapat ke AS untuk Tangani Ratusan Kapal China

Next Post

Gadis ABG di Langsa ‘Digilir’ 10 Pria di Rumah Kosong

Next Post
Produser Hollywood Ditahan atas Penipuan soal Bantuan Corona

Gadis ABG di Langsa 'Digilir' 10 Pria di Rumah Kosong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

03/04/2026
Jalan Putus, Harga Sembako Naik, Warga Gayo Lues: Kami Seperti Dilupakan

Jalan Putus, Harga Sembako Naik, Warga Gayo Lues: Kami Seperti Dilupakan

03/04/2026
Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

03/04/2026
Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

03/04/2026
Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

823 Ribu Peserta JKA Dicoret, Nasrul Zaman: Jangan Pertaruhkan Nyawa Rakyat dengan Data Asumsi

03/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com