BIREUEN – Kepala Kesbangpol Aceh Drs Mahdi Efendi mengatakan perdamaian Aceh harus terus dijaga dan dipertahankan, sehingga berbagai upaya dilakukan, termasuk penelitian terkait konflik, yang tujuannya untuk menjadikan Rakyat Aceh tidak berkonflik, termasuk tidak ada konflik sosial, sehingga tujuan kesejahteraan untuk rakyat Aceh bisa diwujudkan.
Hal itu disampaikan Mahdi Efendi melalui Kabid Penanganan Konflik dan Kewspadaan Nasional Kesbangpol Aceh Drs Halim Perdana Kesuma pada acara Lokakarya Hasil Kajian Tinjauan Capaian Penanganan Konflik tahun 2019 di kabupaten Bireuen di Aula Setdakab lama, Rabu 23 Oktober 2019.
“Kegiatan Lokakarya kita harapkan dapat menjadi pegangan sekaligus dapat menjadi acuan dalam menjaga perdamaian Aceh, dan menghaindari segala bentuk benih konflik sosial dalam.masyarakat kita,” kata Halim Perdana Kesuma.
Dijelaskan, hasil capaian penelitian penanganan konflik 2019 yang difasilitasi Kesbangpol Aceh sangat penting, kendati penelitian sudah dilakukan pada tahun 2018, namun harus tetap ada kajian-kajiannya agar kita bisa terhindar dari konflik.
“Hasil Capaian inilah acuan untuk menjaga perdamaian,” demikian Halim Perdana Kesuma.
Hadir pada acara tetsebut komponen masyarakat Bireuen, Mahasiswa, LSM, dan tokoh Agama.
Kajian tersebut menghadirkan langsung pemateri peneliti tinjauan dan Capaian Penanganan Konflik untuk kabupaten/kota se-Aceh Dr. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad dan Dr. Mukhlisuddin Ilyas.
Acara dibuka kepala Kesbangpol Bireuen Zaldi, AP, S.Sos, MSM yang mewakili Bupati Bireuen.[ji)











