Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Letkol Inf Arip Subagiyo: TNI Bukan Distan Kw, Bukan Juga PPL Kw

Atjeh Watch by Atjeh Watch
09/04/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Letkol Inf Arip Subagiyo: TNI Bukan Distan Kw, Bukan Juga PPL Kw

BLANGPIDIE – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo silaturrahmi dengan Insan Pers dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya. Acara yang dibungkus dengan Coffe Morning itu berlangsung di Aula Makodim setempat, jalan Bukit Hijau Blangpidie, Jum’at (09/04/2021).

Pada kesempatan tersebut, Dandim Abdya Arip Subagiyo mengatakan bahwa, TNI dan Pers atau Wartawan merupakan dua pilar bangsa yang tidak bisa dipisahkan.

Diman, lanjut Dandim Arip Subagiyo. TNI berpungsi pada negara dengan tugas pokoknya menjaga kedaulatan, keutuhan, dan melindungi segenap bangsa dan negara. Sementara itu, peran dan tanggung jawab Pers selain menulis, menganalisis, dan melaporkan suatu peristiwa kepada khalayak melalui media massa secara teratur. Memeriksa keautentikan suatu informasi yang akan disampaikan. Melakukan wawancara kepada narasumber demi memperoleh informasi akurat untuk disampaikan ke publik.

“Insan pers juga punya pungsi sebagai pengontrol dan pengawasan disetiap hal dalam tatanan pemerintah Indonesia. Yang jelas, Ketahanan nasional adalah milik bersama,” katanya.

Dalam beberapa tahun terakhir, TNI juga sudah terlibat dalam upaya khusus untuk meningkatkan produksi pangan dengan ditandatanganinya MoU antara TNI dan Kementerian Pertanian pada 2015 lalu. Langkah tersebut sempat ditentang oleh Ombudsman dan pengamat karena mempertanyakan apakah peran TNI sangat dibutuhkan dan sesuai dengan UU, kekhawatiran kembalinya dominasi militer dalam sipil, dan dampak negatif dari keterlibatan TNI dalam pangan.

“Meski begitu, TNI tetap tegas dengan mengatakan bahwa keamanan pangan juga merupakan bagian dari pertahanan negara dalam rangka menjaga stabilitas nasional. Kami juga mintak bantuanya kepada wartawan untuk disampaikan kemasyarakat bahwa TNI atau Kodim Abdya bukan Distan Kw, ada persepsi dimasyarakat seolah-olah TNI adalah PPL Kw,” tegasnya.

Dandim Arip Subagiyo juga membenarkan, bahwa tidak lama lagi negara akan membentuk Komponen Cadangan.

“Jika angaran mencukupi, tidak lama lagi kita membentuk komponen cadangan, guna untuk mempersiapkan ketahanan nasional,” pungkasnya.

Reporter: Rusman

Previous Post

Muhammad Zuhar Akan Bertarung di Musda DPD KNPI Pidie Jaya

Next Post

Dyah Launching Santun Lansia Puskesmas Krueng Barona Jaya

Next Post
Dyah Launching Santun Lansia Puskesmas Krueng Barona Jaya

Dyah Launching Santun Lansia Puskesmas Krueng Barona Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎YARA Desak Polda Aceh Bongkar Tambang Emas Ilegal Berkedok Normalisasi Sungai di Linge

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

22/08/2026
IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

22/08/2026
PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Bangun Backbone Cadangan Jaringan Transmisi Aceh-Sumut

22/08/2026
Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026

Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026

22/08/2026
Distan Aceh Besar Dukung Gampong Bakthu Persiapan Gammawar Tingkat Provinsi

Distan Aceh Besar Dukung Gampong Bakthu Persiapan Gammawar Tingkat Provinsi

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Letkol Inf Arip Subagiyo: TNI Bukan Distan Kw, Bukan Juga PPL Kw

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Nyan, 514 ASN Pidie Jaya Dipetakan, Karier Kini Diuji: Kompetensi atau Kedekatan?

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com