BLANGPIDIE – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo silaturrahmi dengan Insan Pers dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya. Acara yang dibungkus dengan Coffe Morning itu berlangsung di Aula Makodim setempat, jalan Bukit Hijau Blangpidie, Jum’at (09/04/2021).
Pada kesempatan tersebut, Dandim Abdya Arip Subagiyo mengatakan bahwa, TNI dan Pers atau Wartawan merupakan dua pilar bangsa yang tidak bisa dipisahkan.
Diman, lanjut Dandim Arip Subagiyo. TNI berpungsi pada negara dengan tugas pokoknya menjaga kedaulatan, keutuhan, dan melindungi segenap bangsa dan negara. Sementara itu, peran dan tanggung jawab Pers selain menulis, menganalisis, dan melaporkan suatu peristiwa kepada khalayak melalui media massa secara teratur. Memeriksa keautentikan suatu informasi yang akan disampaikan. Melakukan wawancara kepada narasumber demi memperoleh informasi akurat untuk disampaikan ke publik.
“Insan pers juga punya pungsi sebagai pengontrol dan pengawasan disetiap hal dalam tatanan pemerintah Indonesia. Yang jelas, Ketahanan nasional adalah milik bersama,” katanya.
Dalam beberapa tahun terakhir, TNI juga sudah terlibat dalam upaya khusus untuk meningkatkan produksi pangan dengan ditandatanganinya MoU antara TNI dan Kementerian Pertanian pada 2015 lalu. Langkah tersebut sempat ditentang oleh Ombudsman dan pengamat karena mempertanyakan apakah peran TNI sangat dibutuhkan dan sesuai dengan UU, kekhawatiran kembalinya dominasi militer dalam sipil, dan dampak negatif dari keterlibatan TNI dalam pangan.
“Meski begitu, TNI tetap tegas dengan mengatakan bahwa keamanan pangan juga merupakan bagian dari pertahanan negara dalam rangka menjaga stabilitas nasional. Kami juga mintak bantuanya kepada wartawan untuk disampaikan kemasyarakat bahwa TNI atau Kodim Abdya bukan Distan Kw, ada persepsi dimasyarakat seolah-olah TNI adalah PPL Kw,” tegasnya.
Dandim Arip Subagiyo juga membenarkan, bahwa tidak lama lagi negara akan membentuk Komponen Cadangan.
“Jika angaran mencukupi, tidak lama lagi kita membentuk komponen cadangan, guna untuk mempersiapkan ketahanan nasional,” pungkasnya.
Reporter: Rusman










