Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Kemenkes Butuh Sepekan Deteksi Mutasi Covid WN India Masuk RI

Admin1 by Admin1
25/04/2021
in Nasional
0
Kemenkes Butuh Sepekan Deteksi Mutasi Covid WN India Masuk RI

Ilustrasi. Kemenkes butuh waktu sepekan deteksi mutasi covid WN India yang masuk ke Indonesia. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membutuhkan waktu kurang lebih sepekan untuk mengetahui hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) atau jenis mutasi virus 12 orang dari 127 Warga Negara (WN) asal India yang terinfeksi covid-19 usai memasuki Indonesia pada Rabu (21/4).

12 WN India itu dilaporkan tanpa gejala alias OTG. Mereka saat ini tengah menjalani karantina mandiri di Hotel Hariston, Jakarta Utara, untuk selanjutnya dilakukan PCR Swab yang kedua.

“Semua yang positif covid-19 WGS. Butuh satu minggu ya untuk keluar hasilnya, insyaallah,” kata Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Minggu (25/4).

Nadia menargetkan hasil dari sampel WGS ke-12 WN India itu akan keluar pada Jumat atau Sabtu pekan depan. Ia juga menyebut apabila ditemukan satu atau dua kasus mutasi strain virus corona baru dari 12 WN India tersebut, maka isolasi akan tetap dilanjutkan.

Terkait penelusuran kontak, Nadia menyebut sejauh ini pemisahan antara 12 WN India dengan ratusan WN lainnya telah dilakukan. Selain itu, menurutnya transmisi tidak banyak terjadi, sebab sesampainya di Bandara Soekarno Hatta, mereka langsung diperiksa dan diisolasi.

“Yang positif dan yang di-WGS itu, tracing sudah dilakukan karena kan mereka terlokalisir, belum sampai ke masyarakat,” jelasnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Jumat (23/4) lalu menyatakan usai menjalani tes swab PCR di Indonesia.

Pemeriksaan itu menyusul prosedur protokol kesehatan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Tak hanya itu, Indonesia juga memutuskan untuk menolak masuk orang asing yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah India dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Indonesia. Kebijakan itu berlaku mulai Sabtu (24/4) kemarin.

Kebijakan itu diambil mengingat India tengah dilanda ‘Tsunami covid-19’ dalam dua bulan terakhir. Selain itu, India diketahui tengah berjibaku melawan mutasi virus SARS-CoV-2 varian B1617 yang bermuatan mutasi ganda.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

PM India Sebut Negaranya Dihantam ‘Badai’ Corona

Next Post

BMKG: Hujat Lebat Akan Landa Aceh, Jawa Barat Hingga Kalsel

Next Post
BMKG: Hujat Lebat Akan Landa Aceh, Jawa Barat Hingga Kalsel

BMKG: Hujat Lebat Akan Landa Aceh, Jawa Barat Hingga Kalsel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

04/04/2026
Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026
PN Banda Aceh Vonis Eks Kepala Desa 3,5 Tahun Penjara di Kasus Dana Desa

PN Banda Aceh Vonis Eks Kepala Desa 3,5 Tahun Penjara di Kasus Dana Desa

04/04/2026
BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

04/04/2026
Nyan, Teungku Habibi dan Zahara Dapat Beasiswa dari Pemkab Aceh Barat

Nyan, Teungku Habibi dan Zahara Dapat Beasiswa dari Pemkab Aceh Barat

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com