Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Miris, Janda Muda Dua Anak di Pidie Jaya Huni Gubuk Reot

Admin1 by Admin1
01/05/2021
in Lintas Timur
0

MEUREUDU – Hati siapa yang tidak iba jika melihat seorang ibu dan dua anaknya tinggal di gubuk reyot layaknya rumah-rumahan. Gubuk reyot dihuni janda muda anak dua sedang viral di media sosial (Medsos) dan menjadi sorotan dalam dua hari terakhir ini.

Berawal dari berita tersebut, pagi itu awak media bersama Komunitas Peduli Anak Yatim dan Dhuafa (KPYD), Komunitas Pijay Gleeh (KPG) dan IJTI Kabupaten Pidie Jaya menyambangi kediaman janda tersebut yang berlokasi di pingir sawah Gampong Deah Ujong Baroh Peulandok, Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya-Aceh.

Kedatangan awak media dan komunitas juga berbarengan dengan petugas dari Baitul Mal Pidie Jaya yang juga mengecek kebenaran informasi yang tersebar di Medsos.

Kisah pilu seorang janda muda beranak 2 yang tinggal di sebuah gubuk reyot dibelakang rumah keluarganya. Janda berumur 32 tahun ini tinggal di sebuah rumah tidak layak huni selama hampir enam tahun lalu.

Saat disambangi awak media ini, tampak rumah janda muda dua anak ini berada sekitaran 200 meter dari meunasah gampong ke arah barat, tepatnya di dekat sawah pigiran gampong. Untuk menuju rumah tersebut saja harus melewati jalan setapak yang sempit melalui sumur tetangganya.

Koordinator KPYD Pijay, Bripka Jhonny Rahmad, Sabtu 1 Mei 2021 mengatakan, kunjungan pihaknya ini sebagai bentuk kepedulian dan perihatin dengan kodisi yang dialami oleh janda muda dua anak tersebut.

“Kami hanya hanya membawa sedikit sembako untuk keluarga itu agar sedikit terbantu untuk tetap bertahan hidup seadanya di tengah pandemik sekalipun,” ujar Bripka Jhoni.

Nadinatul Husna bersama dua anaknya tinggal di rumah berukuran 3×6 meter berdindingkan tepas (anyaman bambu) dan beratap daun rumbia dari rumah tua bekas keluarganya. Kamar tidur, ruang makan, ruang tamu dan dapur menjadi satu. Itulah keadaan rumah janda muda ini bagaikan rumah-rumahan.

Dalam kesehariannya, janda muda ini bertahan hidup dengan dua anaknya yang masih kecil, meskipun harus tinggal di gubuk berdinding tepas bekas dan berlubang.

Dia menjadi buruh harian lepas di salah satu gudang sirup Keudee Trienggadeng, dengan gaji Rp40.000/hari. Setiap harinya ia harus menempuh jarak tempat bekerja lebih kurang 2,5 km serta berkerja dari jam 8.00 sampai 17 Wib sore,” akuinya

“Saya pergi kerja biasanya diantar oleh ayah saya, terkadang saya diboncengi kawan satu kerjaan, anak saya yang nomor dua ketika saya kerja tinggal bersama orang tua, terkadang pula ikut bersama saya ketempat kerja,” ujar Nadia.

“Anak pertama saya tinggal bersama mertua saya (orang tua mantan suami saya-red) dan anak kedua saya tinggal bersama saya di gubuk yang reot ini. Sebelum pisah kami juga tinggal tidak menetap, pernah tinggal di Meuraksa Meureudu dan juga di Samalanga Bireuen karena suami saya hanya buruh,” ujarnya.

“Saya pisah dengan suami sejak 2018, dan tinggal ditempat ini lebih dari 5 tahun yang lalu dan tidak tau mengadu kepada siapa-siapa. Saya bekerja berkerja semata-mata untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi sayang selama puasa saya baru bekerja 7 hari saja. Selama ini saya tidak mendapatkan bantuan apa-apa selain BLT di desa/ gampong, adakah saudara-saudaraku yang bisa menolong saya?” ujarnya.

“Pada pemerintah saya tidak ada harapan sama sekali, saya buka pendatang tapi sejak lahir disini. Sebenarnya tidak perlu saya melaporkan kemana-mana pihak gampong bisa melihat sendiri keadaan yang saya rasakan. Namu uluran tangan dari yang mampu sangat saya butuhkan demi menjalani hidup ini. Semoga Allah Yang Maha Kuasa mengabulkannya,” kata Nadia.

Data
Nama : Nadinatul Husna
TTL : Deah Ujong Baroh,10 April 1989
Pendidikan Terakhir : SMAN 1 Trienggadeng Lulusan 2016
Alamat : Gampong Deah Ujong Baroh Kec, Trieng Gadeng Kab. Pidie Jaya
Status : Janda 2 Anak
Anak : 1. Masna Khaira, Perempuan (2013) kelas 1 SD
2. Muhammad Alfi, Laki-laki (2017) belum sekolah

Previous Post

Ketua DPRK dan Rombongan Saweu Warga dengan Keliling Pidie

Next Post

Dyah Kunjungi Festival Ramadhan di Taman Budaya

Next Post

Dyah Kunjungi Festival Ramadhan di Taman Budaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Aceh Tamiang Terima Kunjungan Kodaeral 1 Bahas Langkah Strategis

Bupati Aceh Tamiang Terima Kunjungan Kodaeral 1 Bahas Langkah Strategis

05/06/2026
Akun TikTok Catut Nama Wali Kota Banda Aceh, Pemko Tegaskan Hoaks

Akun TikTok Catut Nama Wali Kota Banda Aceh, Pemko Tegaskan Hoaks

05/06/2026
Raih WTP Ke-11, Abi Roni: Ini Bukti Komitmen Pengelolaan Keuangan Daerah yang Akuntabel

Raih WTP Ke-11, Abi Roni: Ini Bukti Komitmen Pengelolaan Keuangan Daerah yang Akuntabel

05/06/2026
Trump Disebut Ancam Netanyahu Lewat Istrinya soal Serangan di Lebanon

Trump Disebut Ancam Netanyahu Lewat Istrinya soal Serangan di Lebanon

05/06/2026
Satu Lagi Prajurit Pasukan PBB UNIFIL Tewas di Lebanon

Satu Lagi Prajurit Pasukan PBB UNIFIL Tewas di Lebanon

05/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

23 Tahun Wafat, Pengaruh Abu Muhammad Ali Alfalaki Tetap Hidup: Ribuan Jamaah Padati Haul di Teupin Raya

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Krak, Prabowo Mau Sambungkan Rel KA dari Lampung Sampai Aceh

Jelang Musda, Pertemuan Mualem dan Nurdiansyah Alasta Jadi Sorotan Politik Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com