Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dyah Erti: Imunisasi Faktor Pendukung Cegah Stunting

Admin1 by Admin1
04/05/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati menyampaikan, imunisasi sangatlah penting selain untuk melindungi anak dari ancaman penyakit berbahaya, namun juga menjadi faktor pendukung dalam mencegah terjadinya stunting pada anak.

“Imunisasi penting sekali dalam mencegah stunting, kalau kita hanya fokus pada asupan gizi saja namun anak sakit sakitan, sama saja tidak efektif,” kata Dyah dalam sambutanya pada kegiatan Pekan Imunisasi Dunia yang digelar di Posyandu Bungong Jeumpa, Gampong Lampaseh Kota, Kecamatan Meuraxa, Senin (3/5/2021).

Dyah mengatakan, ancaman berbagai penyakit berbahaya itu benar-benar nyata, terutama sejak munculnya pandemi Covid-19, yang membuat berbagai kegiatan dan mobilitas masyarakat terpaksa harus dibatasi, demi menghambat penyebaran virus yang menjangkiti pernafasan manusia tersebut.

Akibat wabah yang terus mendera Aceh bahkan dunia itu telah berimbas pada penurunan cakupan imunisasi bagi anak yang nyaris tidak terlaksanakan dengan baik.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Dyah menyebutkan, cakupan imunisasi rutin nasional tahun lalu turun hingga 35 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Sementara Dinas Kesehatan Aceh menyebutkan, cakupan imunisasi dasar lengkap Aceh tahun 2020 hanya sebesar 38 persen, dan itu masih jauh dari target nasional sebesar 93 persen.

Penurunan itu, lantaran fokus semua pihak teralihkan dengan Covid-19. Namun demikian, perlu dipahami bahwa bukan hanya Covid-19 yang mengintai saat ini, tapi penyakit lainnya juga bisa saja hadir manakala masyarakat masih abai dan tidak menerapkan pola hidup sehat.

“Karena kita terus ketakutan dengan wabah itu, banyak keluarga yang mengabaikan program imunisasi bagi anaknya karena takut,” ujarnya.

Maka itu, dalam momentum Pekan Imunisasi Dunia tahun 2021, Dyah mengajak seluruh pihak dan elemen masyarakat untuk tidak melupakan program perlindungan kesehatan bagi anak dengan memberikan imunisasi kepada mereka.

Dyah mengingatkan, dalam situasi apapun anak-anak rentan terjangkit penyakit-penyakit berbahaya seperti difteri, campak, pneumonia, polio dan lainnya. Tapi dengan imunisasi lengkap segala penyakit tersebut bisa dicegah.

Selain itu, Dyah juga mengajak para Kader Posyandu dan Pengurus PKK di seluruh Aceh agar tetap semangat dan jangan pernah lelah mengampanyekan program Imunisasi dan vaksinasi Covid-19, selain untuk melindungi anggota keluarga, tapi juga ikut berkontribusi dalam memutus mata rantai penyebaran virus yang berpotensi menjadi wabah di masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Banda Aceh Nurmiati mengatakan, imunisasi bukanlah program baru, namun sudah ada sejak dahulu, terbukti dampak imunisasi sudah berhasil menurunkan angka kesakitan serta kematian terutama pada anak. Hal itu semata-mata upaya pemerintah untuk menyelamatkan generasi agar terhindar dari penyakit berbahaya.

Oleh karena itu, dia mengharapkan seluruh kader Posyandu yang di dukung oleh TP-PKK Kecamatan, agar bersama-sama menggerakkan masyarakat untuk rutin membawa anak-anak mereka untuk diimunisasi.

“Mari kita bersama-sama menyosialisasikan pentingnya imunisasi dan apa risiko jika anak tidak diimunisasi,” kata Nurmiati

Kegiatan itu menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, dan menjaga jarak, agar terhindar dari penularan Covid-19.[]

Previous Post

Sekda Aceh Pantau Pelayanan Kesehatan di RSUDZA

Next Post

Firli Disebut Bersikeras Pecat Pegawai KPK Tak Lolos Tes ASN

Next Post

Firli Disebut Bersikeras Pecat Pegawai KPK Tak Lolos Tes ASN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

02/04/2026
Terima Kunjungan Kaposwil PRR, Wali Nanggroe Minta Penanganan Menyeluruh Aceh Pasca Bencana

Terima Kunjungan Kaposwil PRR, Wali Nanggroe Minta Penanganan Menyeluruh Aceh Pasca Bencana

02/04/2026
Bima Arya Ingatkan Praja IPDN Jaga Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

Bima Arya Ingatkan Praja IPDN Jaga Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

02/04/2026
Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

10 Desa di Aceh Tengah Kembali Terisolir Akibat Banjir Bandang

02/04/2026
Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

02/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com