Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Satgas Duga Kasus Covid-19 di Aceh Naik Karena Efek Mudik

Admin1 by Admin1
26/05/2021
in Nanggroe
0
Setelah Dilarang, Negara Harus Warning Warga yang Mau Mudik

Foto/Ilustrasi/SINDOnews

Banda Aceh – Peningkatan kasus positif Covid-19 di Aceh hingga 1.147 orang dalam sepekan diduga terjadi akibat aktivitas sosial di sekitar lebaran 2021. Efek mudik terhadap kasus Virus Corona pun diprediksi akan terjadi hingga Juni.

“Dugaan itu beranjak dari asumsi epidemiologis tentang riwayat alamiah penyakit,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh Saifullah Abdulgani, Selasa (25/5).

Ia menyebut masa inkubasi (periode waktu terjadi paparan virus hingga munculnya gejala penyakit) Covid-19 sekitar 1-14 hari. Kemunculan gejala Covid-19 biasanya pada hari kelima atau hari keenam setelah seseorang tertular atau terinfeksi Virus Corona.

“Bila kita lihat lonjakan kasus di Aceh dimulai pada 17 Mei 2021 dengan penambahan 91 kasus, hari berikutnya 128 kasus, terus 147 kasus, kemudian 199 kasus, lalu 176 kasus, selanjutnya 135 kasus, 104 kasus dan kemarin 167,” tuturnya.

“Jadi dapat diasumsikan kasus-kasus baru itu merupakan manifestasi Virus Corona yang terpapar dalam periode mudik, 12-16 Mei 2021,” jelas dia.

Lantaran itu, katanya, efek Covid-19 masa mudik itu bisa berlangsung hingga akhir Juni 2021. Kasus-kasus baru Covid-19 pun diduga akan tetap tinggi beberapa pekan ke depan.

“Protokol kesehatan masih satu-satunya cara yang efektif memutuskan penularan Covid-19,” ujarnya.

Dari data Senin (24/5), secara kumulatif pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Aceh sudah mencapai 13.396 orang. Rinciannya, para penyintas, yang sudah sembuh dari Covid-19 sebanyak 10.931 orang. Penderita yang kini dirawat 2.922 orang, dan pasien yang meninggal dunia sudah mencapai 543 orang.

Terpisah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terus meningkatkan tes Covid-19 untuk mencegah penularan pasca libur lebaran. Sejauh ini, Pemprov dan Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan 3.400 tes acak per hari di 17 titik perjalanan.

“Semuanya kita antisipasi dengan random sampling antigen di 17 titik. Hal itu juga terus kita lakukan. Tes kita kan ada dua lapis, di jalan itu terjadi di 17 titik dikali 200 pengetesan per hari,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Senin (24/5).

Dengan tes acak, pria yang akrab disapa Emil ini berharap status Covid-19 warga yang baru kembali dari kampung halaman mereka dapat diketahui.

“Dengan begitu katakanlah dia kena Covid-19, ketika balik lagi ke tempat asalnya jangan sampai merugikan RW tempat dia bekerja. Karena total yang positif menurut laporan ada sekitar 150 orang, mayoritas di perjalanan dan di tempat pariwisata,” ujarnya.

Selama kampanye pelarangan mudik dan pengetatan perjalanan, tercatat 220 ribu kendaraan diputar balik petugas.

“Sekitar 220 ribu kendaraan pemudik itu dibalikkanankan. Kemudian kendaraan yang keluar Jabar sekitar 300 ribu dan yang datang ke Jabar juga sama jumlahnya. Hingga saat ini masih ada yang belum kembali sekitar 30 ribu kendaraan,” kata Emil.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Belasan Rumah Warga Aceh Tenggara Hangus Terbakar

Next Post

Walikota Ingatkan Bahwa Banda Aceh Zona Merah Covid-19

Next Post
Covid Semakin Merebak, Aminullah Minta Masyarakat di Rumah Saja

Walikota Ingatkan Bahwa Banda Aceh Zona Merah Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Pidie Dorong Durian Montong dan Kopi Geumpang Jadi Komoditas Unggulan Daerah

Pemkab Pidie Dorong Durian Montong dan Kopi Geumpang Jadi Komoditas Unggulan Daerah

14/06/2026
Rp800 Juta untuk HUT Pidie Jaya: Sederhana Bagi Pemkab, Bagaimana Menurut Rakyat?

Rp800 Juta untuk HUT Pidie Jaya: Sederhana Bagi Pemkab, Bagaimana Menurut Rakyat?

14/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Petugas Masih Berupaya Padamkan Karhutla di Nagan Raya

14/06/2026
PPIH Maksimalkan Layanan Debarkasi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh

PPIH Maksimalkan Layanan Debarkasi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh

14/06/2026
ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

14/06/2026

Terpopuler

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

12/06/2026

Satgas Duga Kasus Covid-19 di Aceh Naik Karena Efek Mudik

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com