Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Antusias Ikut Vaksin, Bentuk Dukungan Putuskan Rantai Penularan Covid-19

Admin1 by Admin1
05/06/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Antusiasme dalam memutus rantai penularan Covid-19 kian meningkat. Hal itu tampak dari ramainya peminat vaksinasi massal Covid -19 di hari ketiga yang digelar oleh Pemerintah Aceh bekerjasama dengan jajaran Kodam Iskandar Muda dan Polda Aceh, Sabtu (5/6/2021).

Tampak diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di beberapa Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan sejumlah petugas pelayanan publik, guru, disabilitas, pra lansia (50-59), dan lansia (60 ke atas) yang ikut mengantri prosesi vaksinasi tahapan pertama tersebut.

Pelaksanaan vaksinasi yang bertempat di Banda Aceh Convention Hall itu, dipantau langsung oleh Asisten Administrasi Umum Iskandar AP, bersama Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, Sumberdaya Manusia dan Hubungan Kerjasama, Bukhari. Turut mendampingi, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Hanif, Kepala Dinas Sosial Aceh Yusrizal.

Salah satu petugas pelayanan publik, Rahmad Fajri, mengaku sangat senang bisa mengikuti proses pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 yang digelar Pemerintah Aceh itu.

Menurut dia, vaksinasi ini adalah langkah strategis yang mampu memutus rantai penularan virus yang bermula dari Tiongkok itu.

“Saya pribadi tidak takut ikut vaksinasi ini, karena selama ini saya belum pernah melihat orang yang mengeluhkan terkait gejala medis yang terjadi setelah mendapatkan suntikan vaksin atau di sebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Bahkan lansia saja tidak merasakan gejala KIPI itu, apalagi kita yang muda,” ujar Rahmad.

Oleh karena itu, ia mengajak semua kawula muda untuk tidak perlu takut terhadap vaksin, “Ayo milenial jangan takut untuk vaksin, karena vaksin aman dan halal, semoga dengan ini menjadi ikhtiar kita bersama dalam memutus rantai penularan Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Juariah seorang penyandang disabilitas mengaku merasa sedikit ketakutan menghadapi proses vaksinasi tersebut, disebabkan ini merupakan kali pertamanya mengikuti vaksinasi.

Namun demikian, tekad kuatnya untuk memutuskan rantai penularan itu mengalahkan rasa takutnya, sehingga ia tetap melaksanakan penyuntikan vaksinasi tahap pertama. “Semoga dengan ini kita semua bisa sehat terus dan terhindar dari Covid-19,” kata Guru Braile Bahasa Arab di UPTD Rumoh Seujahtra Jroh Naguna Ladong.

Prosesi vaksinasi tersebut menerapkan protokol kesehatan ketat, yaitu memakai masker dan menjaga jarak.[]

Previous Post

Kemenag Aceh: Jamaah Calon Haji yang Batal Berangkat Jadi Prioritas Tahun Depan

Next Post

Tati Meutia Asmara Pimpin PW IPEMI ACEH Periode 2021-2026

Next Post

Tati Meutia Asmara Pimpin PW IPEMI ACEH Periode 2021-2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Antusias Ikut Vaksin, Bentuk Dukungan Putuskan Rantai Penularan Covid-19

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com