Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Tjahjo soal Duet Mega-Prabowo di 2024: Tunggu Tanggal Mainnya

Admin1 by Admin1
09/06/2021
in Nasional
0
Tjahjo soal Duet Mega-Prabowo di 2024: Tunggu Tanggal Mainnya

Jakarta – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumolo tak ingin berandai-andai terkait pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung partainya pada Pemilihan Presiden 2024.
Ia meminta publik bersabar menunggu waktu PDIP memutuskan dan mengumumkan hal tersebut.

“Enggak bisa berandai-andai. Tunggu tanggal mainnya saja,” kata Tjahjo kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (8/6).

Mantan Sekjen PDIP itu menerangkan, berdasarkan undang-undang dinyatakan bahwa pengajuan pasangan capres-cawapres merupakan hak dan kewenangan partai politik atau gabungan parpol.

Tjahjo tidak mempermasalahkan bila ada kader PDIP yang bermanuver mencari popularitas jelang Pilpres 2024. Pasalnya, menurutnya, keputusan mengusung pasangan capres-cawapres nantinya ditentukan oleh parpol.

“Pengajuan paslon itu kan, sesuai undang-undang adalah hak dan kewenangan parpol atau gabungan parpol. Lihat undang-undang masih begitu, sekarang orang mau malang-melintang, mau jadi popoler, kuncinya nanti didukung parpol atau gabungan parpol atau tidak, karena ini adalah domain parpol untuk menentukan siapa capres,” tutur Menpan RB itu.

Diketahui, Megawati-Prabowo merupakan duet pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2009. Kala itu, pasangan ini hanya mendapat 26,79 persen suara atau kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono yang meraup 60,8 persen suara.

Kini, duet itu kembali diwacanakan. Namun, pengamat politik dari Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam menilai menduetkan kembali Megawati dengan Prabowo di Pilpres 2024 merupakan wacana yang tidak produktif bagi demokrasi.

Bila direalisasikan, menurutnya, PDIP dan Gerindra sama saja tidak memberikan ruang kepada calon pemimpin muda untuk tampil di Pilpres 2024.

“Tapi yang pasti nama lama tidak sehat secara demokrasi karena tidak memberikan ruang baru bagi calon pemimpin muda,” ucap Khoirul kepada CNNIndonesia.com, Selasa (8/6).

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ketua TP PKK Aceh Apresiasi Antusiasme ASN dan Warga Ikut Vaksinasi

Next Post

Fase Bulan Baru dan Gerhana Matahari Cincin Muncul 10 Juni

Next Post
Fase Bulan Baru dan Gerhana Matahari Cincin Muncul 10 Juni

Fase Bulan Baru dan Gerhana Matahari Cincin Muncul 10 Juni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hoax! Area Arung Jeram Lukup Badak Takengon Banjir

Hoax! Area Arung Jeram Lukup Badak Takengon Banjir

30/10/2026
Bawaslu Kota Banda Aceh Hadirkan Layanan Khusus Kepemiluan di Pekan Nasional Pelayanan Publik FISIP UIN Ar-Raniry

Bawaslu Kota Banda Aceh Hadirkan Layanan Khusus Kepemiluan di Pekan Nasional Pelayanan Publik FISIP UIN Ar-Raniry

30/10/2026
Kenal Haji Uma hingga Azhari Cage? Bagaimana dengan Kantor DPD RI Aceh?

Kenal Haji Uma hingga Azhari Cage? Bagaimana dengan Kantor DPD RI Aceh?

30/10/2026
Wabup Pidie Jaya Absen di Dua Momentum Penting, Aldo Poroh Desak Bupati Tak Tutup Mata

Wabup Pidie Jaya Absen di Dua Momentum Penting, Aldo Poroh Desak Bupati Tak Tutup Mata

30/10/2026
Kapolres Aceh Timur Laksanakan Kegiatan Green Opining di SMAN 1 Simpang Ulim

Kapolres Aceh Timur Laksanakan Kegiatan Green Opining di SMAN 1 Simpang Ulim

30/10/2026

Terpopuler

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

29/10/2026

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Ohku, Sengketa Tanah Wakaf Memanas, Warga Pasang Spanduk Larangan di MAN 1 Pidie Jaya

Absen di Apel dan Sumpah Pemuda, Bos J Sentil Wabup Pidie Jaya: Jabatan Bukan Sekadar Simbol

Paskibra MTsN 1 Banda Aceh Tampil Memukau Pada Upacara Hari Sumpah Pemuda

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com