Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Destinasi Surfing di Simeulue Mulai Mendunia

Admin1 by Admin1
19/07/2021
in Pariwisata
0
Destinasi Surfing di Simeulue Mulai Mendunia

Ilustrasi surfing. Foto Marcus Dall Col

Jakarta – Bupati Kabupaten Simeulue, Daerah Istimewa Aceh, Erli Hasim mengatakan kawasannya semakin diminati sebagai destinasi wisata surfing (selancar), baik bagi wisatawan domestik atau mancanegara.

“Terutama wisatawan dari Australia dan Prancis,” kata Erli Hasim, di Banda Aceh, Sabtu (18/7), seperti yang dikutip dari ANTARA.

Dijelaskannya, sebelum pandemi COVID-19, jumlah kunjungan wisatawan baik lokal maupun asing ke Simeulue cukup bagus, bahkan hampir setiap hari ada penerbangan yang datang dan pergi ke sini.

Namun, akibat pandemi COVID-19 dengan pembatasan penerbangan luar negeri, maka sejak 2020 sampai hari ini angka kunjungan wisatawan mancanegara untuk berselancar di Simeulue masih sangat kecil.

“Banyak wisatawan mancanegara yang meminati Simeulue terutama dalam hal surfing, itu memang sebuah nikmat yang luar biasa, gelombang terbaik menurut teman-teman wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Pada 2019 atau satu tahun sebelum pandemi COVID-19 melanda, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Simeulue mencapai seribu lebih kunjungan wisman.

“Sebenarnya kita sudah go international, tapi karena pandemi semuanya terpagari, jadi tidak ada yang bisa terbang, kita maklum karena kondisi ini terjadi hampir di seluruh dunia,” kata Erli.

Ramainya wisata surfing di Simeulue menjadikan kawasan ini salah satu destinasi selancar terbaik di Tanah Air, selain Bali, Lombok dan Kepulauan Mentawai.

Simeulue bahkan sudah tiga kali menjadi tuan rumah penyelenggaraan surfing internasional, tercatat sejak 2013 hingga 2017.

Bahkan, penyelenggaraan surfing di perairan kawasan Simeulue Timur pada 2017 diikuti oleh peserta yang berasal dari 17 negara di dunia.

Jika dilihat dari Google Maps, Simeulue terpisah di bawah Pulau Sumatera. Butuh waktu kurang lebih empat jam perjalanan udara untuk menempuhnya.

Bagi wisatawan yang ingin bermalam biasanya diarahkan ke Pantai Matanurung, di mana terdapat beberapa tempat penginapan yang bisa dihuni selama trip surfing di Simeulue.

Selain di Simeulue, destinasi wisata surfing lainnya yang juga terkenal di Aceh ialah di Pantai Lhoknga.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Sri Mulyani Minta Tambahan 4.847 Pegawai dalam 5 Tahun

Next Post

Warga Diminta Patuhi Prokes dalam Menyelenggarakan Idul Adha

Next Post
Warga Diminta Patuhi Prokes dalam Menyelenggarakan Idul Adha

Warga Diminta Patuhi Prokes dalam Menyelenggarakan Idul Adha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kurir Asal Aceh Bawa 614 Gram Sabu Ditangkap di Banyuasin

Kurir Asal Aceh Bawa 614 Gram Sabu Ditangkap di Banyuasin

01/06/2026
Pasie Kuala Ba’u: Surga Tersembunyi Aceh Selatan

Pasie Kuala Ba’u: Surga Tersembunyi Aceh Selatan

01/06/2026
JK Kenang Ryamizard Sosok Penting Tangani Tsunami Aceh

JK Kenang Ryamizard Sosok Penting Tangani Tsunami Aceh

01/06/2026
Kemenkum Aceh Salurkan Ratusan Paket Kurban

Kemenkum Aceh Salurkan Ratusan Paket Kurban

01/06/2026
KPK Mengaku Bakal Segera Tahan 2 Tersangka Baru Kuota Haji

KPK Mengaku Bakal Segera Tahan 2 Tersangka Baru Kuota Haji

01/06/2026

Terpopuler

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

31/05/2026

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Jamaah Haji Asal Aceh yang Meninggal Dunia Jadi Empat Orang

Dugaan Monopoli hingga Persekongkolan, BPKP RI Diminta Lakukan Uji Forensik Pelaksanaan Tender Aceh Selatan 2025

Din Saja: Menjadi Seniman Tidak Cukup Hanya Bisa Berkesenian

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com