Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Din Saja: Menjadi Seniman Tidak Cukup Hanya Bisa Berkesenian

Joe Samalanga by Joe Samalanga
31/05/2026
in Feature, Nanggroe
0
Din Saja: Buku “Syair Rubai Syariat Musafir” Bernuansa Sufistik dan Spiritual

BANDA ACEH – Seniman dan penyair Aceh, Din Saja, menilai pemahaman tentang kesenian di kalangan pelaku seni masih perlu diperkuat, terutama terkait aspek keilmuan yang melingkupi dunia seni itu sendiri.

Menurut Din Saja, banyak orang menyandang predikat seniman karena telah lama berkecimpung dalam aktivitas berkesenian. Namun, ia berpendapat bahwa kesenian tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memainkan atau menampilkan sebuah karya seni.

“Jangankan filsafat kesenian, sejarah kesenian saja masih belum banyak diketahui. Belum lagi sosiologi kesenian, antropologi kesenian, serta berbagai kajian dasar tentang hakikat dan keaslian kesenian,” kata Din Saja dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, kesenian juga merupakan wilayah pengetahuan yang memiliki keterkaitan dengan berbagai disiplin ilmu. Karena itu, seorang seniman idealnya tidak hanya menguasai aspek praktik, tetapi juga memiliki pemahaman terhadap ilmu pengetahuan yang mendukung aktivitas kreatifnya.

Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar seorang seniman mampu melihat karya seni tidak sekadar sebagai bentuk ekspresi, melainkan juga sebagai produk budaya yang memiliki nilai sejarah, sosial, dan intelektual.

Din Saja menilai sosok yang tidak hanya berkarya, tetapi juga memahami berbagai aspek keilmuan tentang seni, layak disebut sebagai seniman pencipta. Meski tidak harus menguasai seluruh cabang ilmu secara mendalam, seorang seniman setidaknya perlu memiliki wawasan yang memadai mengenai bidang yang digelutinya.

“Seniman pencipta bukan hanya menghasilkan karya, tetapi juga melahirkan gagasan dan pemikiran yang memperkaya perkembangan kesenian itu sendiri,” ujarnya.

Meski demikian, Din Saja mengakui bahwa pandangan mengenai siapa yang layak disebut seniman dapat berbeda-beda. Menurutnya, setiap orang memiliki perspektif dan ukuran tersendiri dalam menilai posisi seseorang dalam dunia kesenian.

“Barangkali orang lain memiliki pandangan yang berbeda tentang siapa yang dapat disebut sebagai seniman. Itu hal yang wajar dalam dunia seni yang memang kaya perspektif,” tutupnya.[]

Previous Post

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Next Post

Pemukim Ilegal Israel Serbu Al Aqsa, Yordania Murka

Next Post
Pemukim Ilegal Israel Serbu Al Aqsa, Yordania Murka

Pemukim Ilegal Israel Serbu Al Aqsa, Yordania Murka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dinsos Berikan Bimbingan Sosial, Bupati Abdya Salurkan Sembako untuk Lansia dan Disabilitas di Manggeng

Dinsos Berikan Bimbingan Sosial, Bupati Abdya Salurkan Sembako untuk Lansia dan Disabilitas di Manggeng

02/09/2026
Tanah Kelahiran Terancam Perusahaan Tambang, 4 Praktisi Hukum asal Samadua di Malang Surati Gubernur dan Bupati Aceh Selatan

Tanah Kelahiran Terancam Perusahaan Tambang, 4 Praktisi Hukum asal Samadua di Malang Surati Gubernur dan Bupati Aceh Selatan

02/09/2026
Lembaga Wali Nanggroe Sosialisasikan Qanun di Aceh Barat

Lembaga Wali Nanggroe Sosialisasikan Qanun di Aceh Barat

02/09/2026
SMKN 1 Gandapura Gelar Jejak Pustaka Budaya di Hakdikda 2026

SMKN 1 Gandapura Gelar Jejak Pustaka Budaya di Hakdikda 2026

02/09/2026
300 Peserta Ikut Pelatihan Kaderisasi Da’i dan Da’iyah di Abdya, Dr. Safaruddin Bantu Sarana, Prasarana serta Penguatan Ekonomi Santri

300 Peserta Ikut Pelatihan Kaderisasi Da’i dan Da’iyah di Abdya, Dr. Safaruddin Bantu Sarana, Prasarana serta Penguatan Ekonomi Santri

02/09/2026

Terpopuler

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

02/09/2026

Din Saja: Menjadi Seniman Tidak Cukup Hanya Bisa Berkesenian

Ohku, Dana Bencana Rp37,9 Miliar Mengendap: 96% Belum Terserap, Bupati Pijay Ancam Sanksi OPD

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Langit ‘Mulai Tak Bersahabat’, BPBD Pidie Jaya Minta Warga Bersiap

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com