Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Food & Travel

Yuk Nikmati Nasi Briyani Ala Timur Tengah di Tabarak Resto

Admin1 by Admin1
03/08/2021
in Food & Travel
0

JALAN Simpang Tujuh Ulee Kareung menuju Desa Lamreung terlihat sepi pada Senin malam 2 Agustus 2021.

Kawasan tersebut pernah menjadi tempat tongkrongan favorit kaula muda pada 2005, usai tsunami, hingga 2009. Namun kemudian meredup usai menjamurnya sejumlah warung kopi dengan fasilitas wifi gratis di berbagai sudut kota Banda Aceh.

Sebuah rumah makan dengan baliho lumayan besar bertuliskan ‘Tabarak Resto Arab’ terpajang di sisi kiri.

Sama seperti namanya, suasana timur tengah terasa amat kental di sana.

Beberapa mobil terparkir rapi. Demikian juga dengan sepeda motor. Konon Tabarak Resto Arab kini jadi lokasi kuliner yang jadi favorit baru di Banda Aceh.

Selain suasana yang nyaman, Tabarak Resto juga menyajikan kuliner ‘raja’ dengan harga kaki lima. Hal ini pula yang membuat resto tersebut kian ramai diminati warga.

“Di sini biasanya ramai pada Sabtu malam atau Minggu malam,” kata Owner Tabarak Resto, Ustadz Muhammad Ikhsan, kepada atjehwatch.com saat berkunjung ke sana.

Ya, Tabarak Resto Arab memang masih terbilang baru di Banda Aceh.

“Sekitar 7 bulanan. Sebahagian fasilitasnya masih rehab untuk membuat pengunjung nyaman,” kata alumni Al-Azhar yang memiliki jiwa wirausaha tinggi ini.

Menu andalan di Tabarak Resto adalah nasi briyani dengan berbagai pendamping seperti seafood, ikan serta daging.

Menu inilah yang kami coba pada Senin malam tadi.

“Rasanya luar biasa,” kata Zulfikar, salah seorang pengunjung di sana.

“Tak kalah dengan restoran mahal di Jakarta,” ujar dia lagi.

Ada juga jus kurma serta aneka makanan timur tengah lainnya.

Menurut Muhammad Ikhsan, resto miliknya tersebut selama ini juga menerima pesanan online melalui Grab Food. Pesanan pun lumayan tinggi dari hari ke hari.

“Kita coba menjaga kualitas serta ras yang khas dengan lidah Aceh,” kata dia.

“Yang paling penting, harganya terjangkau oleh masyarakat umum. Apalagi sekarang sedang pandemi,” ujarnya lagi.

Penasaran dengan nasi Briyani? Yuk datang langsung ke Tabarak Resto Arab di Lamreung.

 

 

 

 

Previous Post

DPRK Pijay Target Rampungkan Tiga Prolegda 2021

Next Post

Walikota Subulussalam Apresiasi Respon Cepat Pemerintah Aceh Terhadap Korban Kebakaran

Next Post

Walikota Subulussalam Apresiasi Respon Cepat Pemerintah Aceh Terhadap Korban Kebakaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Halalbihalal PDHI Aceh, Nurdiansyah Serukan Revolusi Peran Dokter Hewan

Halalbihalal PDHI Aceh, Nurdiansyah Serukan Revolusi Peran Dokter Hewan

29/03/2026
Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kilogram Ganja

Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kilogram Ganja

28/03/2026
Korban Banjir di Pantan Cuaca Cuma Butuh 2 Hari Perbaiki Mandiri Jembatan Rusak

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Lhokseumawe

28/03/2026
Mudik Lebaran, Jalur Banda Aceh–Medan Disesaki Pemudik Sejak Sahur

Dishub Aceh: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Berjalan Aman dan Lancar

28/03/2026
PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com