Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Gubernur Aceh: Pemimpin Era 4.0 Harus Adaptif dan Responsif

Admin1 by Admin1
07/08/2021
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Membangun jiwa kepemimpinan yang responsif di era Revolusi Industri 4.0, akan banyak menghadapi tantangan. Di era ini, persaingan dalam berbagai aspek kehidupan sangatlah ketat, akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat. Tidak terkecuali dalam hal kepemimpinan, yang selalu dituntut untuk mampu bersifat adaptif dan responsif.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah, saat menyampaikan sambutannya pada acara Webinar Nasional Pendidikan ‘Membangun Jiwa Kepemimpinan Yang Responsif Terhadap Kerentanan Pendidikan Di Era Revolusi Industri 4.0 Pada Masa Pandemi COVID-19’ di Ruang Kerja Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu (7/8/2021).

“Jiwa kepemimpinan, menjadi kunci keberhasilan dalam menyelesaikan berbagai tantangan dan hambatan yang kita hadapi. Sehubungan dengan hal tersebut, maka membangun jiwa kepemimpinan yang responsif terhadap berbagai permasalahan di era Revolusi Industri 4.0 dan masa pandemi ini, merupakan suatu keniscayaan yang harus menjadi perhatian kita semua pada berbagai level dan status dalam masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur meyakini, jiwa kepemimpinan yang peka terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi, akan mampu mencari solusi terbaik dengan langkah dan kebijakan-kebijakan yang efektif, sehingga dapat mewujudkan tujuan pembangunan, baik daerah maupun pembangunan nasional.

“Apabila kita membahas era revolusi industri 4.0 saat ini, tentu dalam pikiran kita menimbulkan pertanyaan apakah era seperti ini merupakan suatu hambatan dan tantangan dalam kehidupan, atau bahkan era ini merupakan suatu kesempatan yang bisa kita gunakan untuk mewujudkan eksistensi diri dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Menilik sejarah, setiap fase revolusi industri yang terjadi di dunia ini selalu ada pemain baru yang muncul, serta memberi pengaruh besar bagi perkembangan peradaban manusia,” ujar Gubernur.

Namun, sambung Nova, revolusi industri juga berimbas pada sejumlah pemain lama yang tersingkir. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan bertahan dan menyesuaikan diri dengan perkembangan, baik ilmu pengetahuan maupun teknologi.

“Agar mampu bertahan dan tidak tergilas dengan dinamika kekinian dan dapat merebut peluang emas dari perubahan era ini, maka kita semua khususnya para adik-adik mahasiswa, perlu mempersiapkan diri untuk beradaptasi dengan meningkatkan skill dan mentalitas baru dengan cepat. Termasuk mempersiapkan jiwa kepemimpinan yang adaptif dan responsif, agar setiap tantangan yang dihadapi dapat diubah menjadi peluang di masa yang akan datang,” kata Nova berpesan.

Lebih lanjut Gubernur berpesan, jiwa kepemimpinan di era Revolusi Industri 4.0 dan Pandemi covid-19 ini, mestilah memiliki beberapa ciri penting secara umum. Diantaranya, mempunyai kemampuan dasar sebagai leader atau pemimpin, mampu membangun keyakinan dan kepercayaan tim, mampu bertindak cepat dalam mengambil keputusan, dan mampu membentuk tim yang solid serta bersedia menerima feedback dari anggota tim.

“Semua kita tentu menyadari, di era ini keberhasilan tidak lagi bertumpu pada seorang leader saja. hanya tim yang solidlah yang akan menentukan pencapaian tujuan yang diinginkan. Dengan kesolidan, Insya Allah berbagai permasalahan akan dapat diselesaikan, terlebih lagi permasalahan yang mendasar seperti yang terjadi di sektor pendidikan saat ini, yang sangat rentan menerima dampak dari era Revolusi Industri 4.0 dan masa Pandemi covid-19,” kata Gubernur.

Era 4.0, Pandemi dan Perubahan Pola Ajar

Dalam sambutannya Gubernur juga mengingatkan para pemangku kebijakan di bidang pendidikan untuk menemukan pola pendidikan terbaik dalam menghadapi pandemic di era 4.0

“Tidak pernah kita bayangkan sebelumnya bahwa institusi pendidikan di semua tingkatan terpaksa menyelenggarakan proses belajar mengajar secara daring. Perubahan pola mengajar ini tentu telah memaksa para pengajar untuk mampu dan mahir menggunakan teknologi, bukan semata karena tuntutan era 4.0, tetapi juga sebagai media pembelajaran, dengan menyiapkan materi yang relevan dan menarik sesuai keadaan,” imbuh Gubernur.

Nova mengingatkan, bahwa penyesuaian ini penting, karena pemerintah dan para pengajar harus memastikan, meski dengan pola pengajaran daring namun harus tetap dipastikan proses pendidikan dapat berjalan dengan baik. Kondisi saat ini menuntut berbagai kebijakan yang cepat, tepat, dan efektif, sehingga walaupun proses belajar mengajar terdampak akibat pandemi covid-19, namun sumber daya manusia yang dihasilkan oleh institusi pendidikan kita tetap terjaga berkualitas.

“Kita menyadari, bahwa untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut tentu diperlukan leader dengan jiwa kepemimpinan yang adaptif dan responsif serta mempunyai berbagai kriteria yang sudah saya sampaikan, yaitu mampu membangun keyakinan dan kepercayaan tim, mampu bertindak cepat dalam mengambil keputusan, dan mampu membentuk tim yang solid serta bersedia menerima feedback dari anggota tim,” pungkas Gubernur.

Di akhir sambutannya, Gubernur juga berpesan agar para peserta menjadikan Webinar Nasional Pendidikan ini sebagai sarana saling berdiskusi dan menggali ilmu pengetahuan khususnya tentang membangun jiwa kepemimpinan, terutama dari para narasumber.

Untuk diketahui bersama, webinar ini menghadirkan dua orang pemateri, yaitu KH Abdul Wahid Maktub, Staf Menteri Ristekdikti RI, yang juga pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Qatar 2003-2007. Serta Dr. Danial, M. Ag, Rektor IAIN Lhokseumawe.

Dalam kegiatan yang berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat itu, Gubernur Aceh turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri.

Previous Post

Ketua Dekranasda Aceh Luncurkan Galeri UMKM di Nagan Raya

Next Post

Dyah Erti Berikan Bantuan Alat Produksi untuk Perajin Aksesoris Giok Nagan Raya

Next Post

Dyah Erti Berikan Bantuan Alat Produksi untuk Perajin Aksesoris Giok Nagan Raya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

04/07/2026
Kerja Keras Bupati Dr. Safaruddin Lobi Pusat, Petani Abdya Senyum Bahagia

Kerja Keras Bupati Dr. Safaruddin Lobi Pusat, Petani Abdya Senyum Bahagia

04/07/2026
STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

04/07/2026
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh: Pendidikan Diniyah Kunci Membangun Generasi Berkarakter

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh: Pendidikan Diniyah Kunci Membangun Generasi Berkarakter

04/07/2026
Direktorat Jenderal Pajak Diminta Sosialisasi dan Edukasikasikan Pajak ke Pelaku Usaha

Direktorat Jenderal Pajak Diminta Sosialisasi dan Edukasikasikan Pajak ke Pelaku Usaha

04/07/2026

Terpopuler

Gubernur Aceh: Pemimpin Era 4.0 Harus Adaptif dan Responsif

07/08/2021

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Daftar Lengkap 16 Tim Negara Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com