Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

46 Gajah di Aceh Mati dalam Tujuh Tahun Terakhir

Admin1 by Admin1
13/08/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Sebanyak 46 gajah mati di Aceh dalam kurun waktu tujuh tahun. Perburuan liar dan konflik dengan manusia disebut menjadi pemicu tingginya angka kematian satwa dilindungi itu.

“Kasus kematian gajah cukup tinggi, 46 kasus dalam kurun waktu tujuh tahun,” kata Kepala Balai Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK Wilayah Sumatera Subhan, melansir Antara, Jumat (13/8/2021).

Ia menjelaskan, terdapat 528 kasus konflik gajah dengan manusia di Aceh, yakni pada 2015 ada 49 kasus, 44 kasus pada 2016, dan 103 kasus pada 2017.

“73 kasus pada 2018, 107 kasus pada 2019, dan 130 kasus pada 2020 serta terakhir hingga Agustus 2021 ada 76 kasus. Namun, dari itu semua hanya 46 kasus dengan kematian gajah,” ujarnya.

Penyebab tingginya angka kematian dan konflik gajah karena maraknya kasus perambahan hutan, alih fungsi hutan dan praktik penebangan liar.

“Ini harus menjadi perhatian. Kasus-kasus perburuan liar, juga jadi risiko tinggi akan menyusutnya jumlah satwa kunci di Aceh,” kata Subhan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Aceh A Hanan mengatakan, 57 persen penyebab kematian gajah di Aceh karena konflik dengan masyarakat.

“10 persen akibat perburuan dan 33 persen mati secara alami,” katanya.

Guna mencegah agar konflik satwa ini tidak berkelanjutan, penting untuk menciptakan penataan ruang dengan mempertimbangkan habitat satwa di Aceh.

“Pembinaan padang rumput, penanaman dan pemeliharaan pohon pelindung, pembuatan fasilitas air minum, tempat berkubang dan mandi satwa, penjarangan jenis,” katanya.

Dirinya mengaku, pada 2019 pihaknya telah menangani sembilan perkara dengan 17 tersangka terkait perburuan kasus satwa lindung di Aceh. Semetara untuk 2020 tujuh kasus dengan empat tersangka.

“Untuk 2021 itu ada dua perkara dengan dua tersangka. Ini kasusnya perburuan orang hutan dan kasus gajah mati tanpa kepala di Aceh Timur,” tukasnya.

Sumber: suara.com

Previous Post

Sabang dan Banda Aceh Ditetapkan Zona Merah Covid-19

Next Post

4.945 Napi di Aceh dapat Remisi HUT ke 76 RI

Next Post
Ditjen PAS Pindahkan 41 Napi Bandar Narkoba ke Nusakambangan

4.945 Napi di Aceh dapat Remisi HUT ke 76 RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Banjir Landa Sejumlah Wilayah di Aceh Tenggara

Banjir Landa Sejumlah Wilayah di Aceh Tenggara

30/10/2026
26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

30/10/2026
Ohku, Ketua DPRK Nagan Raya Digerebek Istri Saat ‘Berduaan dengan Wanita’ di Rumah Dinas

Ohku, Ketua DPRK Nagan Raya Digerebek Istri Saat ‘Berduaan dengan Wanita’ di Rumah Dinas

30/10/2026
KKP Perkuat Kesiapan Kampung Nelayan Merah Putih 2027, Ratusan Tim Penilai di Aceh Dibekali Standar Verifikasi

KKP Perkuat Kesiapan Kampung Nelayan Merah Putih 2027, Ratusan Tim Penilai di Aceh Dibekali Standar Verifikasi

30/10/2026
Menko PMK Dorong Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh-Sumatra

Menko PMK Dorong Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh-Sumatra

30/10/2026

Terpopuler

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

29/10/2026

Paskibra MTsN 1 Banda Aceh Tampil Memukau Pada Upacara Hari Sumpah Pemuda

Toni Firmayas Terpilih sebagai Ketua pada Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Setia

Banjir, Jalan Nasional Kutacane-Medan Lumpuh Total

46 Gajah di Aceh Mati dalam Tujuh Tahun Terakhir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com