Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

“Optimalkan Peran Ulama dalam Vaksinasi di Aceh”

Admin1 by Admin1
24/09/2021
in Nanggroe
0
Aceh Mulai Vaksinasi Moderna untuk Masyarakat Umum

Vaksinasi Moderna untuk tenaga kesehatan dan masyarakat umum telah dimulai di Aceh. (ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA)

BANDA ACEH – Pemerintah perlu mengoptimalkan keterlibatan aktif para ulama, ustaz, pimpinan dayah, dan imam masjid dalam meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat di Aceh. Pendapat ini disampaikan pengamat kebijakan publik Nasrul Zaman.

“Pendekatan yang dilakukan di Aceh cukup mengoptimalkan keterlibatan aktif para ulama. Tentu cakupan vaksin mudah ditingkatkan di Aceh,” katanya di Banda Aceh, Kamis (23/9).

Nasrul menjelaskan masih banyak masyarakat Aceh yang belum percaya terhadap vaksin Covid-19 sehingga mereka enggan melakukan penyuntikan ke sentra vaksin. Apalagi saat ini banyak siswa dan orangtua siswa yang menolak untuk divaksin Covid-19.

Hal itu tidak mengherankan, karena Dinas Pendidikan Aceh belum pernah memfasilitasi edukasi vaksinasi bagi kepala sekolah, guru, komite sekolah, hingga siswa. “Andai sejak awal sebelum era vaksinasi edukasi telah dilakukan, maka pastinya pemahaman orang tua dan siswa akan lebih baik dan bisa menerima vaksinasi dengan tangan terbuka,” katanya.

Selain itu, masyarakat termasuk siswa juga belum pernah mendapatkan penjelasan yang baik tentang vaksinasi, mulai dari manfaat vaksin, reaksi tubuh jika divaksin, serta dampak Covid-19 pada warga yang tidak divaksin.

“Penjelasan utuh yang dialogis tersebut lebih dibutuhkan ketimbang Pemerintah Aceh memberikan ancaman pada siswa dan warga,” ungkap Nasrul.

Selain itu, pendekatan vaksinasi dengan melibatkan Badan Intelijen Negara (BIN), Polri, dan TNI juga kurang tepat dalam percepatan vaksinasi bagi warga Aceh. Padahal pendekatan cukup dengan mengoptimalkan peran aktif ulama dan pimpinan dayah.

“Bagi warga Aceh yang pernah mengalami konflik militer tentu menjadi ketakutan. Keadaan ini dibiarkan terus oleh Satgas Covid-19 Aceh tanpa pernah melakukan penjelasan pada warga Aceh. Harusnya pendekatan seperti itu jangan dilakukan di Aceh,” jelasnya.

Sumber: republika.co.id

Previous Post

Syech Fadhil Sorot Kasus Siswi SMK Lhokseumawe yang Tumbang Usai Divaksin

Next Post

Krak, Simeulue Ekspor 15 Ton Gurita ke Jepang

Next Post
Krak, Simeulue Ekspor 15 Ton Gurita ke Jepang

Krak, Simeulue Ekspor 15 Ton Gurita ke Jepang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dari Kampus ke Dunia Kerja: Mahasiswa Ilmu Komputer UBBG Perkuat Kompetensi Digital di BMKG Mata Ie

Dari Kampus ke Dunia Kerja: Mahasiswa Ilmu Komputer UBBG Perkuat Kompetensi Digital di BMKG Mata Ie

05/07/2026
Karna Hutan Kami hidup sejahtera, Bukan Karena Tambang

Karna Hutan Kami hidup sejahtera, Bukan Karena Tambang

05/07/2026
Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

04/07/2026
Kerja Keras Bupati Dr. Safaruddin Lobi Pusat, Petani Abdya Senyum Bahagia

Kerja Keras Bupati Dr. Safaruddin Lobi Pusat, Petani Abdya Senyum Bahagia

04/07/2026
STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

04/07/2026

Terpopuler

Aceh Mulai Vaksinasi Moderna untuk Masyarakat Umum

“Optimalkan Peran Ulama dalam Vaksinasi di Aceh”

24/09/2021

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Daftar Lengkap 16 Tim Negara Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com