Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Kaum Satu Persen

redaksi by redaksi
14/11/2019
in Saleuem
0

Mencari orang yang kreatif di Aceh itu sulit. Mungkin seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Ini karena jumlahnya, cuma satu persen dari total jumlah penduduk Aceh yang kini mencapai 4,6 juta. Setidaknya, persentase tadi berdasarkan hitungan Ketua Kadin Aceh, Makmur Budiman.

Tapi kita semua tak perlu khawatir. Karena orang-orang kreatif tadi sudah dikumpulkan oleh Makmur Budiman dalam wadah Kadin Aceh. Mereka dilantik oleh Plt Gubernur Nova Iriansyah di Anjong Mon Mata, beberapa waktu lalu.

Di Kadin-lah orang-orang kreatif se-Aceh kini berkumpul. Dengan begitu, kita tak perlu repot-repot lagi berkeliling Aceh demi melihat orang-orang yang kreatif dan memiliki integritas tinggi untuk membuka berbagai macam lapangan kerja untuk masyarakat Aceh tanpa ketergantungan dari APBA.

Kadin kini jadi acuan untuk contoh usaha kreatif di Aceh. Walaupun jumlah mereka mungkin kurang dari satu persen.

Meskipun, jika kita mau akui, label kreatif milik Aceh masih jauh berbeda dengan mayoritas daerah lainnya di Indonesia.

Jika di luar Aceh, yang dimaksud dengan orang-orang yang kreatif adalah mereka yang membuka peluang usaha dari keterampilan yang dimiliki. Usaha tadi, bisa berupa kerajinan tangan, skil, memanfaatkan barang bekas jadi benda bernilai seni tinggi serta usaha lainnya yang memberi peluang kerja bagi masyarakat lainnya.

Nah, untuk Aceh, kata kreatif ternyata belum sampai ketahapan tadi. Kaum satu persen di Aceh, sudah bisa dikatakan kreatif, jika mampu ‘mengolah sesuatu’ untuk mendatangkan pemasukan untuk pribadi atau organisasi.

Mengolah Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) bisa jadi salah satunya. Memanfaatkan koneksi di pemerintahan agar miliaran dana bisa masuk ke kas pribadi atau organisasi. Terserah itu legal, illegal atau lainnya. Yang penting dana tersebut bisa dikuasai untuk kepentingan pribadi. Sedangkan masalah moral dan etika, itu urusan yang ke seratus atau ke seribu.

Karena standar kreatif kita masih jauh dari daerah lain, maka wajar pula tingkat ketergantungan ekonomi Aceh masih bergantung sepenuhnya pada APBA. Ketika pembahasan APBA macet, maka macet pula ekonomi masyarakat.

Setingkat kaum satu persen ‘Kadin’ saja masih menetek pada APBA, konon lagi masyarakat di kampong-kampung yang tak memiliki pendidikan tinggi. Maka selaku masyarakat di luar kaum satu persen, kita berharap Kadin Aceh cepat tumbuh besar. Minimal tak lagi menyusu pada Pemerintah Aceh.

Karena dengan begitu, kita yang berada di luar kaum satu persen, bisa menikmati sedikit APBA.

Tapi selama Kadin Aceh masih menyusu, tentu hal itu musthahir kita peroleh. Kita cuma bisa berharap, kelak ketika Pemerintah Aceh selesai dengan ke-‘Makmur’-an, APBA bisa kita nikmati sama-sama. []

Tags: kadin acehkaum satu persenpemerintah aceh
Previous Post

Konflik Israel dan Islamic Jihad Masuki Hari Ketiga

Next Post

Warga Peureulak Timur Gelar Gotong Royong

Next Post

Warga Peureulak Timur Gelar Gotong Royong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

11/08/2026
Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

11/08/2026
Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

11/08/2026
Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

11/08/2026
Krak, Polda Aceh Tangkap Keuchik Tersangka Peredaran Narkoba 50.000 Butir Pil Ekstasi

Polda Aceh Buru Pemasok Pil Etomidate ‘Zombie’ di Bireueen

11/08/2026

Terpopuler

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

10/08/2026

Kaum Satu Persen

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

YEL Semarakkan Kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional dan Orangutan Sedunia di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com