Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Ribuan Tentara Berkumpul di Myanmar Utara, PBB Khawatir Kekejaman Massal

Admin1 by Admin1
24/10/2021
in Internasional
0
Ribuan Tentara Berkumpul di Myanmar Utara, PBB Khawatir Kekejaman Massal

Jakarta – Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB menyatakan khawatir akan bencana hak asasi manusia yang lebih besar terjadi di Myanmar. PBB menerima laporan ribuan tentara berkumpul di utara Myanmar.

Pelapor Khusus PBB untuk Myanmar Tom Andrews mengatakan telah menerima informasi bahwa puluhan ribu tentara dan senjata berat sedang dipindahkan ke daerah bergolak di Myanmar utara dan barat laut.

Temuan itu menunjukkan bahwa pemerintah militer kemungkinan terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan dan perang. “Kita semua terutama orang-orang di Myanmar harus siap untuk kejahatan kekejaman massal yang lebih banyak lagi. Saya sangat berharap bahwa saya salah,” kata Andrews dalam laporannya Jumat lalu.

Lebih dari 1.100 warga sipil tewas dalam tindakan keras berdarah di Myanmar akibat perbedaan pendapat. Lebih dari dari 8.000 orang telah ditangkap sejak kudeta militer pada Februari lalu.

“Taktik ini digunakan oleh militer sebelum serangan genosida terhadap Rohingya di Negara Bagian Rakhine pada 2016 dan 2017,” ujar Andrews.

Pada 2017, sekitar 740.000 orang Rohingya melarikan diri dari negara bagian Rakhine Myanmar setelah pasukan keamanan melancarkan tindakan keras. PBB mengatakan tindakan tersebut kemungkinan sama dengan genosida.

Andrews mendesak negara-negara menolak mengucurkan uang terhadap militer Myanmar, senjata dan legitimasi yang diinginkan. Pembebasan tahanan yang dilakukan awal pekan ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap Myanmar berhasil.

Pada Senin, kepala militer Myanmar Jenderal Senior Min Aung Hlaing mengumumkan pembebasan lebih dari 5.000 orang yang dipenjara karena memprotes kudeta. Langkah itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tak mengundang militer Myanmar dalam pertemuan.

Christine Schraner Burgener, utusan khusus PBB untuk Myanmar, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia khawatir perang saudara akan pecah di sana. “Orang-orang sekarang dilengkapi dengan iPhone dan sumber informasi utama di Myanmar adalah Facebook dan Twitter,” katanya.

“Mereka bertekad tidak menyerah. Jika mereka tidak menyerah dan sangat marah, maka kekerasan akan menciptakan lebih banyak kekerasan,” ujar Burgener. Dia mengatakan bisa terjadi konflik bersenjata internal yang besar di Myanmar.

Andrews mengatakan pasukan Myanmar telah menelantarkan seperempat juta orang. Banyak dari mereka yang ditahan disiksa, termasuk puluhan orang yang meninggal. Dia mengatakan telah menerima laporan bahwa anak-anak juga ikut disiksa.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Sri Mulyani: Sekarang Semua Orang Ngurusin Utang Negara, It Is Good

Next Post

Iran Siap Bekerja Sama dengan Dunia Islam dalam Pengembangan Nuklir

Next Post
Iran Siap Bekerja Sama dengan Dunia Islam dalam Pengembangan Nuklir

Iran Siap Bekerja Sama dengan Dunia Islam dalam Pengembangan Nuklir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Aceh Tengah Tidak Terima Tambahan DAU Penanggulangan Bencana

Ohku, Aceh Tengah Tidak Terima Tambahan DAU Penanggulangan Bencana

27/03/2026
Ditjenpas Aceh Percepat Pemulihan Lapas Kuala Simpang Pascabencana

Ditjenpas Aceh Percepat Pemulihan Lapas Kuala Simpang Pascabencana

27/03/2026
Pergoki Maling, Dokter di Gayo Lues Tewas Dibunuh

Pergoki Maling, Dokter di Gayo Lues Tewas Dibunuh

27/03/2026
Sekretariat DPRA Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal

Sekretariat DPRA Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal

27/03/2026
Trump Kecewa NATO Tak Bantu Perangi Iran: Jangan Lupakan Momen Ini!

Trump Kecewa NATO Tak Bantu Perangi Iran: Jangan Lupakan Momen Ini!

27/03/2026

Terpopuler

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

26/03/2026

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

Komisi III DPR RI Ultimatum Polisi: Hancurkan Jaringan Narkoba & Judi Online di Aceh Utara

Ribuan Tentara Berkumpul di Myanmar Utara, PBB Khawatir Kekejaman Massal

Dinilai Angkuh Dan Minim Empati: Bupati Aceh Selatan Diminta Segera Copot Kadiskes Aceh Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com