Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

PM Sudan Abdalla Hamdok Dibebaskan Tentara Setelah Ditahan Sehari

Admin1 by Admin1
27/10/2021
in Internasional
0
PM Sudan Abdalla Hamdok Dibebaskan Tentara Setelah Ditahan Sehari

Warga menggelar aksi protes menentang Kudeta Militer di Khartoum, Sudan, 25 Oktober 2021. REUTERS/Mohamed Nureldin Abdallah

Jakarta – Militer telah membebaskan Perdana Menteri Sudan Abdalla Hamdok dan telah kembali ke rumah pada Selasa, 26 Oktober 2021. Hamdok ditahan tentara yang merebut kekuasaan melalui kudeta militer.

Dikutip dari France24, pembebasan Perdana Menteri Abdallah Hamdok dan istrinya menyusul kecaman internasional. Sejumlah kepala negara menuntut militer membebaskan Hamdok dan semua pejabat pemerintah yang ditahan saat Jenderal Abdel-Fattah Burhan merebut kekuasaan pada Senin lalu.

Burhan sebelumnya mengatakan bahwa Hamdok ditahan demi keselamatannya. Dia berjanji akan membebaskan Hamdok. Namun Burhan mengancam akan mengadili pejabat negara yang membiarkan protes di jalanan berlanjut.

Unjuk rasa terjadi di Sudan setelah militer merebut kekuasaan pada Senin lalu. Kudeta militer tersebut juga menuai kecaman di luar negeri.

Pada Selasa, demonstran pro-demokrasi memblokir jalan-jalan di ibu kota Khartoum dengan barikade darurat dan membakar ban. Sebanyak 7 orang tewas dan ratusan orang lainnya luka-luka dalam protes terhadap kudeta militer itu.

Tampil kedua kalinya di hadapan publik usai merebut kekuasaan, Burhan mengatakan militer telah turun tangan untuk menyelesaikan krisis politik di Sudan. “Ada diskriminasi sehingga mengancam perang saudara di Sudan, merobek kesatuan, struktur dan masyarakatnya. Bahaya ini ada di depan kita,” kata Burhan dalam konferensi pers yang disiarkan televisi.

Kemarin, otoritas penerbangan sipil Sudan menangguhkan semua penerbangan dari dan ke bandara internasional Khartoum hingga Sabtu pagi. Kepala Otoritas Penerbangan Sipil Sudan Ibrahim Adlan mengatakan penangguhan terjadi karena peristiwa terkini.

Bandara akan dibuka kembali Sabtu pagi pukul 2 waktu setempat. Dia melanjutkan wilayah udara Sudan tetap terbuka untuk penerbangan yang lewat.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

China dan Pakistan Kompak Desak Dunia Kirim Bantuan ke Afghanistan

Next Post

Staf Presiden Tanggapi Rencana Gugatan LBH ke Jokowi soal Pinjaman Online

Next Post
Kisah Empat Kasus Bunuh Diri Akibat Pinjaman Online

Staf Presiden Tanggapi Rencana Gugatan LBH ke Jokowi soal Pinjaman Online

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dari Kampus ke Dunia Kerja: Mahasiswa Ilmu Komputer UBBG Perkuat Kompetensi Digital di BMKG Mata Ie

Dari Kampus ke Dunia Kerja: Mahasiswa Ilmu Komputer UBBG Perkuat Kompetensi Digital di BMKG Mata Ie

05/07/2026
Karna Hutan Kami hidup sejahtera, Bukan Karena Tambang

Karna Hutan Kami hidup sejahtera, Bukan Karena Tambang

05/07/2026
Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

04/07/2026
Kerja Keras Bupati Dr. Safaruddin Lobi Pusat, Petani Abdya Senyum Bahagia

Kerja Keras Bupati Dr. Safaruddin Lobi Pusat, Petani Abdya Senyum Bahagia

04/07/2026
STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

04/07/2026

Terpopuler

PM Sudan Abdalla Hamdok Dibebaskan Tentara Setelah Ditahan Sehari

PM Sudan Abdalla Hamdok Dibebaskan Tentara Setelah Ditahan Sehari

27/10/2021

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Daftar Lengkap 16 Tim Negara Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com