Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mahasiswa Papua Audiensi dengan Wali Nanggroe

Admin1 by Admin1
18/11/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH- Pemuda Aceh dan Papua yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Solidaritas Generasi Aceh untuk Perubahan (SIGAP) dan Himpunan Mahasiswa Papua (HIMAPA) mengadakan audiensi dengan Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar pada Sabtu 16 November 2016.

Kedatangan dua lembaga kepemudaan diwaktu yang bersamaan ini untuk mendengarkan langsung seluk beluk proses damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Pemerintah RI yang disepakati pada 2005 silam, hingga kiat mempertahankan perdamaian yang kini telah berusia 14 tahun.

Dari HIMAPA, Yuspani Asemki (Fisip Unsyiah) selaku Ketua Umum datang didampingi oleh rekan-rekan mahasiswa Papua yang kuliah di Aceh, antaralain, Tera Mirino (Fakultas Kedokteran Unsyiah), Oktavianus Yesnat (Fakultas Ekonomi) dan Yosimin Yikwa (FKIP). Sementara dari LSM SIGAP hadir langsung Samsuardi selaku ketua umum.

“Terimakasih Ayahanda Malik Mahmud, atas waktu yang telah diluangkan kepada kita. Sebagai mahasiswa Papua di Aceh, kita bangga bisa kuliah di sini dan senang bertemu Paduka Yang Mulia Wali Nanggro Aceh,” kata Yuspani.

Pada pertemuan tersebut Yuspani bersama rekan-rekannya sangat serius mendengar dan berdiskusi seputar pengalaman dan kiat Aceh yang dinilai sukses mengakhiri konflik dengan jalan damai, dan sukses merajut perdamaian pasca konflik. Selain itu, mereka juga berbagi pengalaman seputar pembangunan ekonomi di daerah asal mereka masing-masing.

“Mahasiswa Papua di Aceh lebih kurang berjumlah 74 orang. Selama berada di Aceh, kami semua diperlakukan secara baik tanpa ada diskriminasi. Malah di beberapa event festival budaya adat Aceh, Mahasiswa Papua pun ikut dilibatkan berpartisipasi,” lapor Yuspani kepada Wali Nanggroe.

Pada salah satu bagian diskusi, Wali Nanggroe menjelaskan secara rinci historis perjuangan Aceh dan kisah kedekatan emosionalnya dengan tokoh pejuang Papua Merdeka. “Saat itu kita sempat berkolaborasi,” kata Wali Nanggroe seraya menambahkan bahwa kini masyarakat Aceh sudah menyatukan diri dalam bingkai NKRI dan berkomitment untuk membangun negeri secara bersama-sama.

“Saya sudah 80 tahun. Harapan saya, agar generasi muda Papua dan Aceh ke depan bisa merawat dan menjaga perdamaian yang telah dirajut. Kita harus memiliki prinsip, saat berjuang, kita komit berjuang. Tapi pada saat bersepakat damai, maka wajib kita buktikan dengan komitment dan prinsip pada perdamaian,” kata Wali Nanggroe mengingatkan.

Menanggapi nasehat Wali Nanggroe, Ketua Umum DPP-SIGAP, Samsuardi, mengatakan pihaknya siap untuk ambil bagian dalam memperjuangkan butir-butir MoU Helsinki yang saat ini belum seluruhnya tuntas direalisasikan.

Usai diskusi yang berlangsung dalam suasana keakraban, Wali Nanggroe menjamu makan siang para mahasiswa yang tergabung dalam HIMAPA dan SIGAP.[]

Previous Post

Muslim India Tolak Pendirian Kuil Hindu di Lahan Bekas Masjid

Next Post

Keagungan Gajah Aceh dalam Catatan Sejarah Dunia

Next Post

Keagungan Gajah Aceh dalam Catatan Sejarah Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polres Aceh Selatan Patroli Cegah Aksi Kejahatan

Polres Aceh Selatan Patroli Cegah Aksi Kejahatan

23/03/2026
Banjir di Lokasi Bencana Alam di Pedalaman Aceh Barat Sudah Surut

Banjir di Lokasi Bencana Alam di Pedalaman Aceh Barat Sudah Surut

23/03/2026
Para Pedagang Keripik Mulai ‘Hijrah’ dari Saree ke Padang Tiji

Para Pedagang Keripik Mulai ‘Hijrah’ dari Saree ke Padang Tiji

23/03/2026
Bupati Tarmizi Jenguk Mantan Kombatan GAM yang Sakit di Arongan Lambalek

Bupati Tarmizi Jenguk Mantan Kombatan GAM yang Sakit di Arongan Lambalek

23/03/2026
Kondisi Pendidikan Pascabencana di Aceh Tengah Dinilai Memprihatinkan

Kondisi Pendidikan Pascabencana di Aceh Tengah Dinilai Memprihatinkan

23/03/2026

Terpopuler

Mahasiswa Papua Audiensi dengan Wali Nanggroe

18/11/2019

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Isu Mosi Tak Percaya 67 Anggota DPRA Dinilai Operasi Politik Adu Domba, Soliditas di Bawah Zulfadhli Ditegaskan Tetap Kokoh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com