Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Cegah Stunting, Puluhan Fasilitator Dilatih Kurikulum Menjadi Orang Tua Hebat

Atjeh Watch by Atjeh Watch
19/11/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Sebanyak 28 calon pelatih kurikulum pengasuhan bagi orang tua di Aceh yang berasal dari provinsi dan 5 kabupaten/kota mendapatkan pelatihan lanjutan tentang penggunaan modul kurikulum pengasuhan “Menjadi Orang Tua Hebat” pada 18-21 November 2019 di Hotel Grand Mahoni, Banda Aceh.

Kegiatan ini dilaksanakan atas dukungan UNICEF bersama mitra kerja di Aceh, yaitu FLOWER Aceh dengan melibatkan peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) KB/BKB baik tingkat provinsi maupun kabupaten dampingan UNICEF serta mitra pendukung layanan pengasuhan di Aceh, seperti PKK, KPPAA, dan Lembaga pemerhati anak lainnya.

“Pelatihan ini merupakan lanjutan dari pelatihan sebelumnya di bulan Juni 2019 yang berfokus pada hard skill, sementara pelatihan kali ini berfokus pada soft skill melalui pelatihan komunikasi antar pribadi (Interpersonal communication skill – IPC). Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas calon pelatih dalam memfasilitasi pelatihan jenjang berikutnya di level kabupaten dan desa dengan menggunakan kurikulum pengasuhan “Menjadi Orang Tua Hebat” dengan konteks Aceh. Selain itu para peserta juga akan terlibat dalam memfasilitasi dan mensupervisi layanan pengasuhan di daerah, baik di Bina Keluarga Balita (BKB), Posyandu, dan PKK,” ujar perwakilan UNICEF Aceh, Dhiana Anggraeni.

Dhiana dalam sambutannya mengatakan penguatan pola asuh menjadi salah satu cara mencegah terjadinya malnutrisi, khususnya stunting. Lebih lanjut berdasarkan studi yang diakukan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada Tahun 2017, menegaskan praktik pengasuhan yang kurang baik dalam keluarga juga memberikan kontribusi pada stunting. Berdasarkan hal tersebut, maka pola asuh, termasuk dengan melibatkan ayah dalam pengasuhan menjadi penting untuk dilakukan sebagai faktor pendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Drs Sahidal Kastri MPd, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada penyelenggara karena Aceh telah memiliki buku pedoman “Menjadi Orang Tua Hebat” sehingga orang tua di Aceh bisa menciptakan generasi penerus yang berkualitas dan berkarakter.

Sahidal mengharapkan modul yang sudah disusun tersebut nantinya dapat disampaikan dengan baik melalui teknik komunikasi antar pribadi yang telah dipelajari dalam training ini. “Kalau ini kita lakukan, bukan saja stunting akan hilang di Aceh, tapi kita juga bisa membuat anak-anak Aceh berkualitas dan pada akhirnya menciptakan generasi gemilang di Aceh,” kata Sahidal.

Pada rangkaian pelatihan calon fasilitator “Kurikulum pengasuhan anak bagi orang tua di Aceh” sebelumnya, pihak penyelenggara juga turut melibatkan peserta yang sama dan telah melakukan uji coba modul pengasuhan tersebut bersama dengan tokoh adat dan tokoh agama terkait konten lokal Aceh.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini diharapkan calon fasilitator tidak hanya mampu dalam memfasilitasi dan mensupervisi di lapangan, namun juga mampu mengadvokasi dinas terkait di wilayah masing-masing dalam upaya peningkatan akan pemahaman pengasuhan dan penanganan kasus stunting di Aceh.[]

Previous Post

Rektor dan Ulama Peusijuek Menag Fachrul Razi di UIN Ar-Raniry

Next Post

Sukmawati Enggan Minta Maaf Soal Bandingkan Nabi Muhammad-Sukarno

Next Post

Sukmawati Enggan Minta Maaf Soal Bandingkan Nabi Muhammad-Sukarno

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN Lolos KRISAN Fellowship 2026

UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN Lolos KRISAN Fellowship 2026

23/07/2026
Lewat Goresan di Atas Kaos, Seniman Aceh Suarakan Aceh 8 bulan Pasca Bencana

Lewat Goresan di Atas Kaos, Seniman Aceh Suarakan Aceh 8 bulan Pasca Bencana

23/07/2026
Munawar Hadiri Peringatan HANI Internasional 2026, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

Munawar Hadiri Peringatan HANI Internasional 2026, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

23/07/2026
Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an, Guru dan Karyawan Al Zahrah Ikuti Program Tahsin Intensif

Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an, Guru dan Karyawan Al Zahrah Ikuti Program Tahsin Intensif

23/07/2026
Peredaran 130 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan, Seorang Kurir Diamankan di Aceh Timur

Peredaran 130 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan, Seorang Kurir Diamankan di Aceh Timur

23/07/2026

Terpopuler

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

22/07/2026

Cegah Stunting, Puluhan Fasilitator Dilatih Kurikulum Menjadi Orang Tua Hebat

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com