Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kontroversi Raja Thailand dan Lunturnya Rasa Hormat Masyarakat

Admin1 by Admin1
14/11/2021
in Internasional
0

Jakarta – Perdana Menteri Thailand mendesak penonton bioskop tidak meninggalkan tradisi puluhan tahun berdiri secara massal untuk menghormati raja yang berkuasa di negara itu selama lagu kebangsaan kerajaan dimainkan sebelum film diputar.

Pernyataan itu muncul ketika Raja Maha Vajiralongkorn, 69 tahun, berada di Jerman dalam perjalanan pertamanya yang didokumentasikan ke luar negeri sejak protes pro-demokrasi tahun lalu berubah menjadi kritik terbuka yang tak sebelumnya terpikirkan terhadap monarki, termasuk mempertanyakan ketidakhadirannya di Thailand.

Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha menyatakan keprihatinan karena beberapa warga Thailand sekarang “takut” untuk menghormati lagu kebangsaan kerajaan, tanda terbaru dari perubahan di sebuah kerajaan di mana raja secara konstitusional sangat dihormati.

“Saya prihatin dengan mereka yang ingin berdiri, tetapi takut karena tidak ingin diganggu. Butuh keberanian untuk berdiri,” kata Prayuth dalam pidatonya di National Defense College, Kamis, 11 November 2021, seperti dikutip Reuters.

Di bioskop-bioskop di seluruh negeri, penonton bioskop selama beberapa dekade berdiri saat lagu kerajaan dimainkan, disertai dengan video pencapaian raja, tepat sebelum film dimulai.

Namun akhir-akhir ini, banyak yang tetap duduk.

Pada hari Rabu, pemerintah Thailand juga mempertahankan undang-undang yang menghukum pelaku pencemaran nama baik monarki hingga 15 tahun penjara, meskipun negara-negara anggota PBB menyatakan keprihatinan atas pelanggaran hak asasi manusia ini.

Sejak protes dimulai tahun lalu, setidaknya 156 orang telah didakwa di bawah undang-undang penghinaan kerajaan, kata kelompok Pengacara Hak Asasi Manusia Thailand.

Di antara keluhan para pengunjuk rasa adalah kekuatan baru yang telah dikumpulkan Raja Vajiralongkorn – termasuk kontrol langsung atas kekayaan kerajaan yang besar dan komando dua satuan tentara – serta waktu yang lama di luar negeri sejak naik takhta pada 2016 setelah ayahnya yang sangat dihormati meninggal.

Minggu ini, Raja Vajiralongkorn dan rombongannya terlihat di sebuah hotel bandara di luar Munich, tabloid Jerman Bild melaporkan pada hari Rabu.

Tidak jelas berapa lama dia akan tinggal di Jerman.

Raja secara tradisional memimpin upacara Budhis di Bangkok yang dijadwalkan pada akhir November.

Istana tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar pada hari Kamis dan tidak pernah menjawab pertanyaan tentang waktu Raja Thailand di luar negeri. Ia telah berulang kali menolak untuk mengomentari protes tersebut.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Militer AS Tutupi Serangan Udara yang Bunuh Puluhan Warga Sipil Suriah pada 2019

Next Post

Pertamina Ungkap Kronologi Kebakaran Kilang Cilacap dan Isi Tangki

Next Post

Pertamina Ungkap Kronologi Kebakaran Kilang Cilacap dan Isi Tangki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

LBH dan Pengurus Kecamatan Ikatan Sarjana Al Washliyah Se-Kota Langsa Resmi Terbentuk

LBH dan Pengurus Kecamatan Ikatan Sarjana Al Washliyah Se-Kota Langsa Resmi Terbentuk

26/07/2026
Kerjasama Bidang Pendidikan, Dayah Ruhul Qur’ani Meulaboh Tandatangani MoU dengan Universitas Al-Wasathiyah Yaman

Kerjasama Bidang Pendidikan, Dayah Ruhul Qur’ani Meulaboh Tandatangani MoU dengan Universitas Al-Wasathiyah Yaman

26/07/2026
Usai Dilantik di Jakarta, HRD Titip Misi Besar ke Bang Oja: Perkuat PKB Pidie Jaya hingga Desa, Rangkul Ulama dan Rakyat

Usai Dilantik di Jakarta, HRD Titip Misi Besar ke Bang Oja: Perkuat PKB Pidie Jaya hingga Desa, Rangkul Ulama dan Rakyat

26/07/2026
Kepala SMAN 9 Banda Aceh Deklarasi Hijaukan Sekolah dan Lestarikan Lingkungan

Kepala SMAN 9 Banda Aceh Deklarasi Hijaukan Sekolah dan Lestarikan Lingkungan

26/07/2026
Tim Pembina UKS Bireuen Kunjungi Al Zahrah, Tekankan 3 Program Pokok UKS

Tim Pembina UKS Bireuen Kunjungi Al Zahrah, Tekankan 3 Program Pokok UKS

26/07/2026

Terpopuler

Kontroversi Raja Thailand dan Lunturnya Rasa Hormat Masyarakat

14/11/2021

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Aceh Barat Siagakan Rakit Darurat untuk Warga Pedalaman KAT Sikundo

TA Khalid Apresiasi Langkah Cepat KKP, Refocusing Anggaran Selamatkan Tambak Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com