Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

UIN Ar-Raniry Bahas Ketahanan Nasional Melalui Pendidikan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
19/11/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH –

Pascasarjana UIN Ar-Raniry menggelar Stadium General tentang Strategi Ketahanan Nasional melalui Pendidikan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pascasarjana setempat, Selasa 19 November 2019.

Wakil Rektor UIN Ar-Raniry bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. H. Gunawan Adnan, MA. Ph.D mengatakan, wawasan kebangsaan atau nasionalisme harus ditanamkan sejak masih kecil, dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Dalam Islam, Hubbul Wathan Minal Iman (mencintai negeri bagian dari iman), kalau tidak mencintai negeri maka belum lengkap rasanya,” kata Gunawan saat membuka acara Stadium General.

Stadiun General ini menghadirkan dua narsumber, yakni Brigjen Pol (Purn) Drs. Rafli SH (Tenaga profesional bidang Kepemimpinan Lemhannas RI) dan Brigjen TNI Sugeng Santoso, SIP (Kepala Biro Humas Settama Lemhannas RI).

Brigjen TNI Sugeng Santoso memperkenal Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI. Lembaga ini dilahirkan oleh Presiden RI Soekarnoe pada 20 Mei 1965 bertempatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Ia mengatakan Lemhannas adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pendidikan pimpinan tingkat nasional, pengkajian strategik ketahanan nasional dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan.

Ada beberapa tugas Lemhannas, antara lain menyelenggarakan pendidikan penyiapan kader dan pemantapan pimpinan tingkat nasional dan menyelenggarakan pemantapan nilai-nilai kebangsaan guna meningkatkan dan memantapkan wawasan kebangsaan dalam rangka membangun karakter bangsa.

Sementara Brigjen Pol (Purn) Rafli menyampaikan materi Strategi Ketahanna Nasional melalui pendidikan dalam menyiapkan manusia unggul menuju Indonesia maju.

Ia mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenali dan menghormti sejarah perjuangan bangsanya.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya,” kata Rafli.

“Kenapa wawasan kebangsaan harus ada? Wawasan kebangsaan merupakan konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah yang tidak terpisahkan,” ujarnya.

Sementara ketua panitia, Dr. Abdul  Rani Usman, M.Si, mengatakan, Stadium General ini merupakan awal dari jembatan atau komunikasi dalam merancang kerjasama dalam pembangunan karakter bangsa masa yang akan datang.

“Komunikasi yang harmonis dibina antara UIN Ar-Raniry dengan Lemhannas R.I. ini agar bekerjasama dalam pembangunan pendidikan, termasuk pengkajian-pengkajian pengkaderan dalam kepemimpinan nasional, terutama di Aceh,” kata alumni Lemhannas Program Pendidikan Reguler Angkatan 56 tahun 2017 ini. []

Previous Post

Rawan Bencana, Masyarakat Aceh Diminta Perkuat Mitigasi Bencana

Next Post

Kemendagri Sebut Evaluasi Pilkada Dilakukan dengan Riset

Next Post

Kemendagri Sebut Evaluasi Pilkada Dilakukan dengan Riset

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK 2026 Aksi Bersih dan Cat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

KKN Reguler XXIX Kelompok 38 USK 2026 Aksi Bersih dan Cat Makam Keramat Teungku Haji Panglima Nyan Doeng

05/08/2026
Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

05/08/2026
Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

05/08/2026
Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

05/08/2026
Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

05/08/2026

Terpopuler

UIN Ar-Raniry Bahas Ketahanan Nasional Melalui Pendidikan

19/11/2019

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com