Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kamp PBB di Mali Diguncang Bom, Pelaku Belum Diketahui

Admin1 by Admin1
06/12/2021
in Internasional
0

Jakarta – Dua ledakan mengguncang kamp Perserikatan Bangsa-bangsa atau PBB di kota Mali Utara Gao pada hari Minggu. Dilansir dari i24news ledakan ganda itu menyebabkan kerusakan namun tak ada korban jiwa.

Ledakan terjadi pagi hari yang mengguncang barak misi PBB yang disebut MINUSMA. Selama dua jam penghuni barak tersebut harus berlindung untuk menghindari terjadinya korban.

Tentara Prancis yang berada di kamp PBB di Mali hanya melaporkan kerusakan material. Belum ada informasi tentang kemungkinan pelaku ledakan.

Juru bicara MINUSMA Myriam Dessables mengatakan bahwa dua kamp lain di utara juga menjadi sasaran tembakan mortar pada Sabtu lalu. Tidak ada kerusakan dalam serangan tersebut.

Melalui akun Twitternya, PBB mengutuk serangan tersebut dilakukan oleh pengecut. Serangan itu tak menyurutkan mereka untuk tetap bekerja di Mali.

Pada hari Jumat lalu, kekerasan terjadi di Afrika Barat. Sebanyak 31 orang tewas dalam serangan pada hari Jumat yang diduga dilakukan oleh jihadis di dekat kota pusat Bandiagara.

Mali sedang berjuang mengatasi pemberontakan Islam yang pertama kali meletus di utara pada 2012. Serangan demi serangan menyebabkan hilangnya ribuan nyawa penduduk sipil dan tentara.

Terlepas dari kehadiran ribuan pasukan Prancis dan PBB, konflik di Mali telah menyebar ke negara tetangga Burkina Faso dan Niger.

Prancis, mantan penjajah di di Mali, mengatakan akan mengurangi jumlah pasukannya di Sahel. Prancis akan memindahkan pasukannya dari Kidal, Tessalit dan Timbuktu ke Gao dan Menaka, lebih dekat ke zona tiga perbatasan di Burkina Faso dan Niger.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Demi Sertifikat, Dokter Gigi Ini Sodorkan Lengan Palsu Saat Divaksin Corona

Next Post

Presiden Cina Perintahkan Aparat dan Kader Partai Pahami Urusan Keagamaan

Next Post

Presiden Cina Perintahkan Aparat dan Kader Partai Pahami Urusan Keagamaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Kamp PBB di Mali Diguncang Bom, Pelaku Belum Diketahui

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com