Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Rusia Tarik 10.000 Pasukan dari Perbatasan Ukraina Usai Sebulan Latihan Militer

Admin1 by Admin1
26/12/2021
in Internasional
0

Jakarta – Lebih dari 10.000 tentara Rusia telah kembali ke pangkalan permanen setelah latihan militer selama sebulan di dekat Ukraina. Menurut kantor berita Interfax yang mengutip militer Rusia, latihan itu diadakan di beberapa wilayah dekat Ukraina, termasuk di Krimea, Rostov dan Kuban di Rusia Selatan. Wilayah Krimea dianeksasi oleh Rusia pada 2014.

Pengerahan puluhan ribu tentara Rusia ke utara, timur dan selatan Ukraina telah memicu kekhawatiran di Kyiv. Ukraina khawatir Moskow sedang merencanakan serangan.

Rusia menyangkal rencana penyerangan tersebut. Rusia mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan janji dari negara-negara Barat, termasuk NATO untuk tidak memperluas aliansi ke arah timur menuju perbatasan Rusia. Moskow juga mengatakan bahwa mereka dapat mengerahkan pasukannya di wilayah Rusia sesuai keinginan.

Jumlah pasukan Rusia yang baru-baru ini dipindahkan lebih dekat ke Ukraina bervariasi dari 60.000 hingga 90.000. Dalam satu dokumen intelijen AS menunjukkan bahwa jumlah itu bisa meningkat hingga 175.000 orang.

Dokumen intelijen, yang diperoleh The Washington Post, termasuk foto satelit dari penumpukan militer.

Laporan penarikan pasukan Rusia dari perbatasan Ukraina datang lebih dari dua minggu setelah Presiden Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara melalui telepon selama lebih dari dua jam. Selama percakapan itu, Gedung Putih mengatakan Biden memperingatkan Putin bahwa Moskow akan menderita konsekuensi ekonomi jika memobilisasi serangan terhadap Ukraina.

Biden juga dilaporkan memberikan opsi untuk meredakan situasi melalui saluran diplomatik dengan AS dan negara-negara Eropa lainnya.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Soal Normalisasi Indonesia-Israel, PKS Minta Pemerintah Taat Konstitusi

Next Post

NASA Luncurkan Teleskop James Webb untuk Meneliti Sejarah Bumi

Next Post

NASA Luncurkan Teleskop James Webb untuk Meneliti Sejarah Bumi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polda Sumut Gagalkan Peredaran 244 Kg Sabu dari Aceh ke Medan

Polda Sumut Gagalkan Peredaran 244 Kg Sabu dari Aceh ke Medan

03/10/2026
Omen, Persiraja Alami 4 Kekalahan Beruntun

Omen, Persiraja Alami 4 Kekalahan Beruntun

03/10/2026
Jelang Musim Hujan, Illiza Tinjau Pembangunan Drainase dan Pemeliharaan Jalan

Jelang Musim Hujan, Illiza Tinjau Pembangunan Drainase dan Pemeliharaan Jalan

03/10/2026
Nyan, 57 Masjid Terdampak Banjir di Aceh Timur Diverifikasi

Nyan, 57 Masjid Terdampak Banjir di Aceh Timur Diverifikasi

03/10/2026
Ohku, Tiga Kabupaten/Kota di Aceh Masuk Rentan Pangan

Ohku, Tiga Kabupaten/Kota di Aceh Masuk Rentan Pangan

03/10/2026

Terpopuler

Rusia Tarik 10.000 Pasukan dari Perbatasan Ukraina Usai Sebulan Latihan Militer

26/12/2021

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

Sang Kombatan [Jilid 2]-Bagian 2

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com