Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

73,2 Persen Masyarakat Punya Antibodi Covid-19 Meski Belum Vaksinasi

Admin1 by Admin1
05/01/2022
in Nasional
0

Jakarta – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan sebanyak 86,6 persen masyarakat Indonesia telah memiliki antibodi Covid-19. Selain itu, mayoritas mereka sudah punya antibodi meski belum tervaksinasi atau terpapar Covid-19.

“Data ini menunjukan bahwa 73,2 persen populasi dari daerah yang disurvei ternyata telah memiliki antibodi padahal belum pernah terdeteksi positif maupun tervaksinasi Covid-19,” ujar Wiku dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu, 5 Januari 2021.

Data ini dijelaskannya berdasarkan hasil sero survei yang dilakukan pada sebagian wilayah yaitu 100 kabupaten/kota baik pada wilayah aglomerasi maupun nonaglomerasi sepanjang November – Desember 2021.

Survei serologi ini dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Kesehatan. Kemendagri bertugas menyigi di sembilan wilayah aglomerasi. Sedangkan Kemenkes di wilayah yang lainnya.

Wiku tidak merinci faktor penyebab antibodi masyarakat sudah tinggi, kendati ada sebagian yang belum pernah dinyatakan positif Covid-19 maupun belum menerima vaksin.

Kendati demikian, ia meminta masyarakat tetap waspada. Sebab, tahun yang baru ini juga merupakan babak baru dalam penanganan pandemi di Indonesia. Dua tahun sebelumnya, Indonesia telah melewati pandemi dengan dua kali lonjakan kasus.

“Saat ini kita menghadapi tantangan selanjutnya terutama dengan munculnya varian baru. tentunya varian akan terus bermunculan selama virus masih diberikan peluang untuk menular,” ujar Wiku.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Korea Utara Luncurkan Rudal, meski Kim Jong Un Janji Fokus Ketahanan Pangan

Next Post

Mahathir Luruskan Soal Keturunan Tionghoa yang Makan dengan Sumpit Tak Berbaur

Next Post

Mahathir Luruskan Soal Keturunan Tionghoa yang Makan dengan Sumpit Tak Berbaur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

73,2 Persen Masyarakat Punya Antibodi Covid-19 Meski Belum Vaksinasi

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com