Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sosok

Yuk Intip Gaji Ainun Najib di Singapura yang Sempat Disinggung Jokowi

Admin1 by Admin1
03/02/2022
in Sosok
0

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kiai Nahdlatul Ulama (NU) merayu Ainun Najib untuk pulang kampung ke Indonesia. Saat ini, Ainun bekerja di Grab Singapura.

“Masih muda sekali, namanya Mas Ainun Najib, NU, tapi di sana gajinya sangat tinggi. Jadi, kalau diajak di sini harus bisa menggaji lebih besar dari yang di Singapura. Ini tugasnya nanti pak kiai, kalau beliau yang ngendiko, digaji berapa pun, bismillah pasti mau,” kata Jokowi saat menghadiri peringatan Hari Lahir ke-96 NU, Senin (31/1) lalu.

Mengutip Detik.com, Rabu (3/2), saat ini Ainun menjabat sebagai Head of Analytic, Platform & Regional Business di Grab Singapura.

Lalu, berapa sebenarnya gaji Ainun yang disebut-sebut sangat tinggi oleh Jokowi?

Berdasarkan informasi di laman resmi Glassdoor, rata-rata gaji nasional untuk jabatan head of analytics di Singapura adalah 8.925 dolar Singapura.

Jika dihitung, maka gaji seorang head of analytics di Singapura setara Rp95 juta per bulan dengan asumsi kurs Rp10.648 per dolar Singapura.

Sementara, gaji tertinggi untuk jabatan direktur analytics di Singapura mencapai 253.125 dolar Singapura per tahun dan terendah 17.500 dolar Singapura.

Dengan kata lain, seseorang yang menduduki jabatan tersebut berpotensi mengantongi gaji tertinggi sebesar Rp2,69 miliar per tahun dan terendah Rp186 juta per tahun.

Sebelumnya, Jokowi memuji talenta-talenta muda yang dimiliki NU. Dia mengatakan anak-anak muda itu saat ini bekerja untuk perusahaan swasta di luar negeri, salah satunya Ainun.

Selain bekerja di Grab, Ainun merupakan salah satu inisiator KawalCovid19, situs yang memberikan informasi terpercaya seputar pandemi Covid-19 di Indonesia.

Pria kelahiran Gresik, Jawa Timur, 20 Oktober 1985, ini sejak remaja sudah berprestasi. Dalam laman resmi NU, Ainun disebut telah berprestasi sejak masih duduk di bangku SMA.

Prestasinya di bidang teknologi dan sains berlanjut saat menempuh pendidikan tinggi Universitas Teknologi Nanyang (NTU) Singapura jurusan Teknik Komputer.

Ketua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrur Rozi mendukung pernyataan Jokowiyang mengajak talenta muda NU, seperti Ainun, pulang dari luar negeri.

“Saya kira anak-anak muda pintar-pintar itu sudah saatnya pulang, membangun teknologi tinggi di Indonesia, dan akan memajukan Indonesia. Saya kira harus disambut baik itu,” kata Fahrur saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Selasa lalu.

Orangtua Ainun, Abdul Rozaq menyerahkan sepenuhnya kepada sang anak untuk mau kembali ke Indonesia atau tidak.

“Kulo ten yugo, bebas mawon (saya apa kata anak, terserah saja),” ucap Abdul dikutip dari situs resmi NU Jatim.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Nyan Cap, Kapolres Lhokseumawe Bantu Hafiz Qur’an yang Derita Gejala Tumor

Next Post

Pemerintah Aceh Finalkan Draft RPA 2023-2026

Next Post

Pemerintah Aceh Finalkan Draft RPA 2023-2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Gayo Lues

Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Gayo Lues

30/06/2026
Dosen Psikologi Unimal Fasilitasi Support Group bagi Korban Kekerasan di Aceh Utara

Dosen Psikologi Unimal Fasilitasi Support Group bagi Korban Kekerasan di Aceh Utara

30/06/2026
Ruhama Tanjong Terima Kunjungan Tim Asesor Badan Akreditasi Dayah Aceh

Ruhama Tanjong Terima Kunjungan Tim Asesor Badan Akreditasi Dayah Aceh

30/06/2026
Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

30/06/2026
Jerman Diguncang Penembakan Massal, 5 Orang Tewas

Jerman Diguncang Penembakan Massal, 5 Orang Tewas

30/06/2026

Terpopuler

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

29/06/2026

Dua Remaja di Abdya Dikabarkan Hanyut di Laut Ujong Manggeng

Yuk Intip Gaji Ainun Najib di Singapura yang Sempat Disinggung Jokowi

Meurah Dua FC Melaju Ke Final Piala Kapolres Pijay, Usai Singkirkan Bandar Baru FC

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com