Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Beli Bus 2,5 Milyar dan Puluhan Mobil Dinas Baru, Syakya: Dinas Pendidikan Aceh Bukan Perusahaan Travel

Atjeh Watch by Atjeh Watch
12/02/2022
in Nanggroe
0

Dinas Pendidikan Aceh pada tahun anggaran 2022 akan melakukan pengadaan puluhan unit kendaraan dinas baru. Hal itu diketahui dari daftar kegiatan yang sudah di upload ke Sistem Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP. Namun kegiatan pengadaan kendaraan dinas tersebut dianggap tidak urgen, malah lebih sebagai bentuk pemborosan uang rakyat ditengah masa pandemi.

Kita mempertanyakan kebijakan Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang mengalokasikan anggaran belasan milyar dalam APBA 2022 untuk pengadaan kendaraan dinas para pejabat. Dimana letak urgensinya? Padahal kita tahu saat ini kualitas pendidikan Aceh masih terpuruk berada diperingkat 20-an secara nasional. Harusnya fokus Dinas Pendidikan Aceh itu diarahkan pada kegiatan yang berkorelasi langsung dengan upaya akselerasi peningkatan kualitas pendidikan. Bukan justru berlomba-lomba membeli berbagai fasilitas mewah untuk para pejabatnya.

Ingat, Dinas Pendidikan Aceh itu bukanlah perusahaan travel. Yang butuh puluhan armada untuk kepentingan pengembangan bisnis mereka. Yang harus dilayani dinas pendidikan itu para guru dan siswa, bukan para penumpang antar kota. Kalau memang masih merasa kurang dengan mobil dinas yang sudah ada, rental saja sesuai kebutuhannya. Karena kalau beli mobil dinas baru, nanti ada lagi beban anggaran untuk biaya perawatan, onderdil, BBM dan sebagainya. Padahal itu semua modus untuk mengeruk uang rakyat yang selama ini dilakukan oleh para pejabat yang dapat fasilitas mobil dinas.

Karena itu kita meminta Kadis Pendidikan Aceh untuk membatalkan pengadaan puluhan unit kendaraan dinas tersebut. Alihkan saja anggarannya untuk membayar gaji atau insentif para guru honor dan kontrak. Atau program lainnya yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan Aceh. Jangan karena memiliki pagu anggaran yang fantantis, Dinas Pendidikan Aceh bisa seenaknya menghambur-hamburkan uang rakyat untuk fasilitas mewah para pejabat. Sementara untuk gaji guru honor hanya dibayar 7 bulan dan sering terlambat.

Previous Post

Penyakit Mirip Cacar Air Jangkit Sejumlah Anak di Desa Haloban

Next Post

MAN 4 Aceh Besar Gelar Try Out UTBK dan Kedinasan Bersama Bimbel Teknos Aceh

Next Post

MAN 4 Aceh Besar Gelar Try Out UTBK dan Kedinasan Bersama Bimbel Teknos Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

20/06/2026
Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

20/06/2026
Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

20/06/2026
NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

20/06/2026
Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com