BLANGPIDIE – Puluhan Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Aceh Barat Daya mulai melaksanakan program Kampus Merdeka (KM) Bina Desa (BD), Kamis (24/02/2022).
Kampus Mengajar dan Bina Desa merupakan bagian dari program yang ditawarkan oleh Kampus Merdeka. Kampus Mengajar dan Bina Desa merupakan program yang membantu meningkatkan kualitas dan pemerataan Pendidikan Dasar ataupun Pendidikan Usia Dini.
Untuk itu, jurusan yang terdiri dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Prodi Matematika STKIP Muhammadiyah Abdya itu memberikan dukungan kepada mahasiswa/i-nya untuk mengikuti program yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya Afdal Jihat, S. Ag. M. Pd menyebutkan bahwa, program Bina Desa tersebut adalah kegiatan belajar mengajar ditengah masyarakat disiplin ilmu yang dimiliki mahasiswa itu sendiri.
“Kita tidak menginapkan mahasiswa di Gampong yang dituju, karena kebetulan objek program yang ditempatkankan mahasiswa ada di sekitaran dan tidak jauh dari Kampus STKIP,” sebut Afdal Jihat.
Ia juga menjelaskan, jika mahasiswa yang ikut program tersebut dituntut harus mencapai target sampai 20 SKS, 1 SKS 16 jam. Jika di kalkulasikan dalam 1 hari Mahasiswa harus belajar selama 8 jam ditengah masyarakat.
“Oleh sebab itu, dibutuhkan waktu selama 5 sampai 6 bulan, karena dalam 1 hari mahasiswa harus memenuhi waktu 8 jam mata kuliah,” ucap Afdal Jihat.
Selama mengikuti program Kampus Merdeka tersebut, mahasiswa turut serta bersama Aparat Desa dan masyarakat pada umumnya untuk melakukan berbagai kegiatan pengabdian maupun kegiatan Kampus mengajar di Desa Binaan.
“Kita berharap, mahasiswa yang belajar di Desa Binaan ini dapat memahami 3 hal. Pertama tentang Data Desa, sehingga saat mereka kembali ke Desa asalnya dapat menerapkan ilmunya disana. Kedua mengali SDM/SDA Desa tersebut, seterusnya bisa menjadi usulan pembangunan ke aparatur Desa. Ketiga Bidang Pendidikan, Mahasiswa dapat mendata jumlah murid SD, SMP atau SMA. Apa kendala yang dihadapi mereka dan cari solusi yang tempat untuk masalah yang muncul. Usulkan ke Desa, lalu Desa bisa membuat program pemberdayaan masyarakatnya,” pungkas Afdal Jihat.
Informasi yang dihimpun media ini, pada tahap pertama ada 3 Gampong Binaan yang dipilih Mahasiswa STKIP untuk mengikuti program Kampus Merdeka Bina Desa yang terdiri dari Gampong Padang Geulumpang, Gampong Kuta Makmur dan Gampong Asoe Nanggroe Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya.
Reporter: Rusman








