Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Aceh Perlu Maksimalkan Potensi Perikanan Danau Laut Tawar

Admin1 by Admin1
01/03/2022
in Lintas Tengah
0

BANDA ACEH – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh mengadakan Rapat Koordinasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota se Provinsi Aceh di Banda Aceh, Selasa (1/3). Rakor tersebut mengundang narasumber Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-IPB University , Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS.

Salah satu yang disorot oleh Prof Rokhmin adalah strategi pengelolaan perikanan danau laut tawar yang menyejahterakan dan berkelanjutan. Ia menyebutkan, danau laut tawar merupakan danau terluas di Aceh (5.761 ha), terletak di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah. Di sana terdapat jenis ikan endemik, yakni ikan depik (Rasbora tawarensis) dan ikan kawan (Poropuntius tawarensis). Rata-rata kelimpahan ikan sebesar 46,2 kg/ha, total potensi produksi ikan sebesar 266,16 ton/tahun. Pada 2019, pemanfaatan potensi tersebut telah mencapai 95 persen.

Prof Rokmin mendorong Aceh memaksimalkan potensi danau laut tawar. Ia menjabarkan beberapa hal terkait pengelolaan perikanan danau laut tawar yang menyejahterakan dan berkelanjutan. Yakni, penataan ruang (zonasi) perairan danau laut tawar: minimal 30 persen untuk kawasan lindung (reservat); 15 persen untuk perikanan budidaya KJA (keramba jaring apung); kawasan penangkapan ikan; dan lainnya. Kemudian, tingkat penangkapan ikan < 80 persen MSY (Maximum Sustainable Yield).

“Penggunaan teknologi penangkapan ikan ramah lingkungan, dan penerapan beberapa teknik manajamen perikanan tangkap: closed seasons, closed areas, pembatasan ukuran mata jaring, community-based management, dan lain-lain,” kata Prof Rokhmin yang juga ketua umum Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI), dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Ia juga mengingatkan pentingnya konservasi biota endemik (ikan depik, ikan kawan) dan lobster air tawar. Lalu, lokasi KJA untuk budidaya ikan pada kedalaman lebih dari 50 m. Selain itu, intensitas budidaya ikan (padat penebaran, Food Convertion Ratio/FCR) lebih kecil dari daya dukung lingkungan. “KJA harus dari bahan yang kuat, indah, dan layout serasi dan indah supaya bisa dikembangkan pariwisata berbasis perikanan budidaya (aquaculture-based tourism),” ujar Prof Rokhmin yang juga penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan-RI 2020 – 2024 .

Di akhir pemaparannya, Prof Rokhmin menyampaikan hal-hal yang perlu dikerjakan oleh Pemprov Aceh. Yakni, penyusunan rencana pembangunan, investasi, dan bisnis sektor kelautan dan perikanan oleh setiap kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Kemudian, penyusunan proposal pembangunan KP sesuai kebutuhan di setiap kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

“Berdasarkan pada butir-1 dan butir-2, menarik dana APBN (KKP, Kemen PUPR, Kemenhub, Kemenperin, dan lain-lain dan APBD propinsi; dan menarik investor yang kredibel,” ujarnya.

Tidak kalah pentingnya, kata Prof Rokhmin, menghadirkan Iklim investasi dan kemudahan berbisnis (ease of doing business) yang kondusif dan atraktif: perizinan, keadilan dan kepastian hukum, konsistensi kebijakan, keamanan berusaha, naker, RTRW, infrastruktur, dan lain-lain.

Jika ekonomi Kelautan dan Perikanan (KP) dikembangkan dan dikelola dengan menggunakan inovasi Iptek dan manajemen mutakhir (seperti yang saya uraikan), maka sektor-sektor KP akan mampu berkontribusi secara signifikan dalam mengatasi sejumlah permasalahan bangsa (khususnya pengangguran, kemiskinan, ketimpangan sosek, dan disparitas pembangunan antar wilayah), dan secara simultan dapat mengkselerasi terwujudnya Provinsi Aceh Emas dan Indonesia Emas paling lambat pada 2045,” ujar Prof Rokhmin Dahuri.

Sumber: republika.co.id

Previous Post

Warga Aceh Utara Tewas Ditembak Saat Nongkrong di Warung

Next Post

40 Jemaah Umrah Hadiah Vaksinasi Polda Aceh Diberangkatkan

Next Post

40 Jemaah Umrah Hadiah Vaksinasi Polda Aceh Diberangkatkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Muhammad Mizaj Maheer Raih Emas di Aceh Student Championship 2.0 2026

Muhammad Mizaj Maheer Raih Emas di Aceh Student Championship 2.0 2026

07/07/2026
Nominal Transaksi QRIS di Aceh Capai Rp2,7 Triliun Selama 2026

Nominal Transaksi QRIS di Aceh Capai Rp2,7 Triliun Selama 2026

06/07/2026
Wakil Bupati Aceh Besar Sampaikan Nota Pengantar Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025

Wakil Bupati Aceh Besar Sampaikan Nota Pengantar Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025

06/07/2026
FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

FPA: PT PEMA di Bawah Mawardi Nur Sedang Benahi Beban Masa Lalu, Publik Perlu Beri Kepercayaan

06/07/2026
Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

Kejurda Karate FORKI Aceh Perebutkan Piala Bupati Pidie Jadi Barometer Pembinaan Atlet Menuju Pentas Nasional

06/07/2026

Terpopuler

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

06/07/2026

Aceh Perlu Maksimalkan Potensi Perikanan Danau Laut Tawar

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

Nasir Syamaun Dipastikan Hadir di Jazz Fusion Fiesta, Sinyal Kuat Kebangkitan Jazz Tanah Rencong

Fantastis, 21 Siswa SMAN 1 Tapaktuan Terpilih Anggota Paskibra Aceh Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com