BANDA ACEH – Ketua DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem resmi menunjuk Saiful Bahri alias Pon Yahya sebagai Ketua DPR Aceh.
Pon Yahya akan menggantikan posisi Dahlan Jamaluddin sebagai Ketua DPR Aceh untuk paruh kedua di periode yang sedang berjalan.
Hal ini terungkap dalam surat yang diserahkan Jubir DPA Partai Aceh, Nurzahri ST, kepada wakil pimpinan DPR Aceh, Dalimi SE, di ruang kerjanya, Senin 14 Maret 2022.
Penyerahan surat ini juga dihadiri oleh Hendra Budian selaku wakil pimpinan DPR Aceh.
Lantas bagaimana kiprah Pon Yahya selama ini?
Informasi yang diperoleh atjehwatch.com, Pon Yahya merupakan salah seorang kombatan GAM asal Aceh Utara. Sosok ini jauh dari hiruk pikuk politik Aceh pasca damai.
Usai damai, Pon Yahya lebih fokus pada wiraswasta. Ia dikenal memiliki dialek Aceh yang kental dengan semangat memperjuang kekhususan Aceh sebagaimana yang tertuang dalam perjanjian MoU Helsinki.
Hal ini pula yang menyebabkannya menjadi salah satu caleg terkaya yang terpilih dari Dapil Aceh Utara pada 2019 lalu ke DPR Aceh.
Dikutip dari situs elhkpn.kpk.go.id, Saiful Bahri melaporkan harta kekayaannya per 31 Desember 2018 senilai Rp.40.875.578.944.








