Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Buronan Kasus Korupsi Dermaga NTT Ditangkap di Aceh

Admin1 by Admin1
16/03/2022
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh berhasil menangkap buronan kasus korupsi bernama Ramlan. Dia masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO Kejati Nusa Tenggara Timur.

Asisten Intelijen Kejati Aceh Mohammad Rohmadi menjelaskan pihaknya bisa meringkus Ramlan setelah melakukan pengintaian selama satu pekan.

Ramlah ditangkap di depan rumahnya di Banda Aceh. Status Ramlan merupakan Direktur PT Mina Fajar Abadi yang berkantor di Jakarta. Ia terpidana korupsi pembangunan infrastruktur transportasi laut atau dermaga di Kabupaten Alor, NTT yang mempunyai nilai kontrak Rp20,5 miliar.

Anggaran tersebut berasal dari DIPA Satker Pengembangan Daerah Khusus Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal tahun anggaran 2014.

Dari jumlah anggaran itu kerugian negara mencapai Rp4,3 miliar sesuai audit yang dilakukan oleh BPKP NTT. Pun, dia mengatakan, Ramlan ditangkap di depan rumahnya di Banda Aceh.

Ramlan sudah buron selama 6 tahun. Adapun saat masa pelarian, ia sudah berada di Banda Aceh selama lima tahun.

 “DPO Kejati NTT ini kita tangkap di depan rumahnya setelah kita lakukan pengintaian selama satu minggu. Ia jadi buronan sudah 6 tahun,” kata Rohmadi kepada wartawan, Selasa, 16 Maret 2022.

Sebelumnya, Ramlan divonis 4 tahun oleh Kejaksaan di NTT. Namun, ia sudah mengajukan banding ke Mahkamah Agung (MA).

Tapi, di tengah proses banding tersebut, masa tahanannya di pengadilan habis. Ramlan kemudian memilih kabur ke Aceh.

“Dia sudah 5 tahun di Banda Aceh untuk melarikan diri,” tutur Rohmadi. Selanjutnya, Kejati Aceh kini tengah berkoordinasi dengan Kejati NTT untuk menjemput Ramlan.

Sumber: viva.co.id

Previous Post

Lima Sopir Angkutan Umum di Aceh Positif Narkoba

Next Post

Sejuta Pesona dari Rubiah

Next Post
Sejuta Pesona dari Rubiah

Sejuta Pesona dari Rubiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

30/05/2026
Seorang Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Arab Saudi

Tiga Jamaah Haji Aceh Meninggal Dunia di Tanah Suci

30/05/2026
PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Dinilai Wajib Beri Kompensasi Akibat Blackout Sumatera

30/05/2026
Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

30/05/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu Gelar Asesmen Lapangan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Secara Daring

STAI Tgk. Chik Pante Kulu Gelar Asesmen Lapangan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Secara Daring

30/05/2026

Terpopuler

Nyan, Ratusan Pegawai Kemenag Pidie Jaya Kompak Berqurban, 204 Hewan Disembelih

Nyan, Ratusan Pegawai Kemenag Pidie Jaya Kompak Berqurban, 204 Hewan Disembelih

28/05/2026

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

Buronan Kasus Korupsi Dermaga NTT Ditangkap di Aceh

FDK UIN Ar-Raniry Qurban Bersama Masyarakat Dampingan

SMAN 1 Salang Juara Satu Debat NSDC, Tiga Siswi Lolos ke Tingkat Provinsi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com