Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Keren, SMKN 1 Lokop Hasilkan Produk Pupuk Cair Organik

Admin1 by Admin1
19/03/2022
in Lintas Timur
0
Keren, SMKN 1 Lokop Hasilkan Produk Pupuk Cair Organik

IDI- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Lokop Kecamatan Serbajadi berlokasi di pedalaman Kabupaten Aceh Timur, namun mampu menciptakan karya siswa.

Salah satu karya para siswa di SMK Negeri 1 Lokop mampu menciptakan Pupuk Organik Cair (POC) dari bahan-bahan yang alami dan mudah didapati dengan bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Leuser.

Ketika Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah MKes bersama Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM dan pejabat di Disdik Aceh serta ikut beberapa orang Kepala Cabang Dinas Wilayah berkunjung, Rabu 16 Maret 2022.

Produk hasil karya siswa  berupa pupuk cair organik ikut dipamerkan dan menjadi pusat perhatian para pejabat teras dari Provinsi Aceh yang berkunjung ke SMK Negeri 1 Lokop.

Salah seorang guru SMK Negeri 1 Lokop, Ita Masyitha SP, ketika dihubungi media, Sabtu 19 Maret 2022, menjelaskan bahwa pupuk cair organik ini merupakan salah satu produk dari karya siswa yang tentunya dibantu oleh guru pendamping.

Adapun bahan-bahan untuk menghasilkan pupuk cair organik ini, Masyitha menjelaskan, persiapkan batang pisang seukuran 2 meter, kulit buah 1 karung seberat 30 Kg, daun-daunan 1 karung seberat 30 Kg.

Selanjutnya, dedak sebanyak 5 Kg, gula merah 1 Kg, rebung bambu sebanyak 5 Kg, akar bambu sebanyak 1 Kg, akar tuba sebanyak 1 Kg, sambiroto sebanyak 3 Kg, daun sirsak 1 goni seberat 10 Kg, jahe sebanyak 2 Kg, cabe rawit sebanyak 2 Kg, labu tanah yang matang sebanyak 5 buah dan bakteri lokal.

“Untuk pengolahannya dicampurkan semua bahan dan tambahkan dengan air kelapa sebanyak 35 liter dan air cucian beras sebanyak 35 liter,” jelas Ita Masyitha.

Dijelaskannya, sebelum dimasukkan ke dalam drum, semua bahan tersebut dicincang lalu dimasukkan ke goni dan selanjutnya difermentasi selama 1 bulan sehingga menghasilkan pupuk cair organik.

“Pupuk organik cair ini bermanfaat untuk meningkatkan unsur hara yang ada di dalam tanah dan memperbaiki bakteri dalam tanah,” imbuhnya.

Ditambahkannya, pupuk cair organik ini selain digunakan sebagai pupuk dapat dijadikan sebagai peptisida alami dengan menggunakan bahan tambahan.

“Selain bahan bakunya mudah didapati dan sangat praktis dalam proses pembuatannya, semoga pupuk organik cair ini menjadi produk unggulan dari SMK Negeri 1 Lokop,” ucap guru berdedikasi juara 3 tingkat nasional tahun 2017 ini.

Untuk saat ini pupuk cair organik baru dipasarkan sekitaran Wilayah Lokop Kecamatan Serbajadi semoga kedepannya bisa merambah ke daerah lainnya sehingga bisa menjadi income bagi SMK Negeri 1 Lokop.

Ita Masyitha mengharapkan, dengan kehadiran Sekda Aceh, Kadisdik dan kepala-kepala bidang di Disdik Aceh melihat langsung produk karya siswa kami agar dibantu mempromosikannya supaya sekolah yang berada di pedalaman mampu bersanding dengan sekolah lainnya yang berada di perkotaan.

Previous Post

BMKG Ingatkan Warga Aceh Siaga Banjir

Next Post

Ukraina Berani Bayar Pilot Rusia Rp 14 Miliar jika Serahkan Diri dan Jet Tempur

Next Post
Ukraina Berani Bayar Pilot Rusia Rp 14 Miliar jika Serahkan Diri dan Jet Tempur

Ukraina Berani Bayar Pilot Rusia Rp 14 Miliar jika Serahkan Diri dan Jet Tempur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KOPRI PMII Kota Banda Aceh Gelar Aksi “KOPRI Peduli Alam” di Ujung Panchu Lhok Mata Ie

KOPRI PMII Kota Banda Aceh Gelar Aksi “KOPRI Peduli Alam” di Ujung Panchu Lhok Mata Ie

21/09/2026
Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

21/09/2026
Anggota DPRK Abdya Kasyful Wara Bantu Perlengkapan Olahraga untuk PGL VC

Anggota DPRK Abdya Kasyful Wara Bantu Perlengkapan Olahraga untuk PGL VC

21/09/2026
Buka MEDINA 2026, Rektor UIN Ar-Raniry: Dokter Harus Punya Ilmu dan Empati

Buka MEDINA 2026, Rektor UIN Ar-Raniry: Dokter Harus Punya Ilmu dan Empati

21/09/2026
Keuchik Penggerak Swasembada Pangan dan Personel Polres Abdya Dapat Penghargaan dari Kapolres

Keuchik Penggerak Swasembada Pangan dan Personel Polres Abdya Dapat Penghargaan dari Kapolres

21/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Keren, SMKN 1 Lokop Hasilkan Produk Pupuk Cair Organik

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com