Jakarta – BMKG tak lagi memantau bibit siklon tropis dekat wilayah Indonesia untuk prakiraan cuaca hari ini, Kamis 5 Mei 2022. BMKG menyatakan hanya memantau adanya sirkulasi siklonik, yakni di perairan utara Aceh, di Laut Banda dan di perairan sebelah utara Papua Barat.
Sirkulasi siklonik itu membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) di Selat Malaka, di perairan sebelah utara Aceh, di Riau bagian timur, di Semenanjung Malaysia. Konfluensi mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitarnya.
BMKG juga memantau daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Aceh, di Sumatera Utara, di Sumatera Barat, dari Selat Makassar hingga Sulawesi Tengah, di Papua Barat dari Laut Timor hingga Laut Flores. Kondisi ini sama, meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitarnya.
Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang di Pesisir barat Sumatera Barat, di Jawa Barat bagian selatan, di NTB, di Laut Natuna, di Kalimantan Barat bagian selatan, dari Sulawesi Tengah hingga Selat Makassar, di Maluku, di Laut Flores, di Laut Timor, di Laut Arafuru dan di Papua.
Berdasarkan wilayah ibu kota provinsi, BMKG memperkirakan cuaca hujan disertai petir pada hari ini terjadi di Banda Aceh, Jambi, Banjarmasin dan Palembang. Hujan dengan skala sedang di Bandung dan Tanjung Pinang.
Suhu udara berkisar 19-34 derajat Celsius dengan suhu terendah di Bandung. Sedangkan suhu tertinggi di Denpasar, Surabaya dan Makassar. Adapun gelombang sangat tinggi 4-6 meter diprediksi terjadi di Samudera Hindia sebelah barat Aceh sampai Nias.







