Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ekonomi Aceh Tumbuh 3,24 Persen di Triwulan 1-2022

Admin1 by Admin1
10/05/2022
in Ekonomi
0
Jumat Malam, Meulaboh Dilanda Gempa 4,6 SR

Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat ekonomi Tanah Rencong tumbuh sebesar 3,24% pada triwulan I-2022. Perekonomian Serambi Mekah masih didominasi lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan.

Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Aceh Dadan Supriadi, mengatakan, ekonomi Aceh secara years on years pada triwulan I-2022 dengan minyak dan gas (Migas) tumbuh 3,24% dan tanpa migas tumbuh 2,40%. Ada beberapa lapangan kerja yang mengalami pertumbuhan tertinggi pada triwulan tersebut.

“Dari sisi produksi pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 31,68%. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi ada di komponen impor luar negeri sebesar 164,95%,” kata Dadan dalam konferensi pers secara virtual, Senin (8/5/2022).

Dia menjelaskan, sejumlah lapangan usaha di Aceh mengalami pertumbuhan negatif seperti konstruksi sebesar 8,47%, industri pengolahan sebesar 6,57% serta administrasi pemerintahan sebesar 2,40%.

Menurutnya, struktur perekonomian Aceh berdasarkan lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan I- 2022 tidak menunjukkan perubahan signifikan. Sejumlah lapangan usaha disebut masih mendominasi pertumbuhan ekonomi.

Lapangan usaha tersebut adalah pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 30,47%, diikuti perdagangan besar-eceran reparasi mobil-sepeda motor sebesar 13,71%. Selain itu, pertambangan dan penggalian sebesar 9,20% dan konstruksi sebesar 8,68%.

“Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Aceh mencapai 62,06%,” ujarnya.

Dadan mengatakan, perekonomian Aceh triwulan I 2022 diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp47,95 triliun dengan migas dan tanpa migas adalah sebesar Rp44,86 triliun. Sementara itu PDRB atas harga konstan dengan migas adalah sebesar Rp33,13 triliun dan tanpa migas adalah sebesar Rp31,51 triliun.

“Ekonomi Aceh dengan migas triwulan I-2022 bila dibandingkan triwulan IV-2021 (q-to-q) mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 7,10%. Sementara q-to-q tanpa migas juga mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 7,61%,” ujarnya.

Bila dilihat secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Sumatera pada triwulan 1-2022 dibandingkan triwulan I-2021 (y-on-y) mengalami pertumbuhan mencapai 4,03%. Provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi yakni Sumatera Selatan sebesar 5,15%, diikuti Riau 4,72% dan Jambi 4,64%.

Sedangkan daerah dengan pertumbuhan ekonomi terendah adalah Provinsi Kepulauan Riau sebesar 2,83%, dan Lampung 2,96%. Bila dilihat berdasarkan kontribusi dari masing-masing PDRB provinsi di wilayah regional Sumatera, Provinsi Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan merupakan daerah dengan kontribusi tertinggi yaitu masing-masing sebesar 24,56 persen, 22,92 persen, dan 13,05 persen.

“Kontribusi terkecil terhadap PDRB Sumatera adalah Provinsi Bangka Belitung yaitu sebesar 2,32 persen. Sementara itu, Provinsi Aceh memberikan kontribusi sebesar 4,88 persen terhadap PDRB Sumatera pada triwulan I-2022,” terang Dadan.

Sumber: detik.com

Previous Post

4.000 Hektare Sawah di Aceh Beralih Fungsi Jadi Bangunan Pertokoan

Next Post

30 Warga Aceh Meninggal di Jalan Raya Selama Mudik Idul Fitri 2022

Next Post

30 Warga Aceh Meninggal di Jalan Raya Selama Mudik Idul Fitri 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026
BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

21/08/2026
Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

21/08/2026
Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

21/08/2026
Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

21/08/2026

Terpopuler

Jumat Malam, Meulaboh Dilanda Gempa 4,6 SR

Ekonomi Aceh Tumbuh 3,24 Persen di Triwulan 1-2022

10/05/2022

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Peringati HUT ke-81 RI, Residen Rehabilitasi IPWL Kayyis Ahsana Aceh Jadi Pengibar Bendera dalam Kolaborasi Bersama Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Bupati Abdya Naikkan Gaji Pasukan Hijau dan Berikan Bonus Rp 10 Juta

Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com