Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

India Resmi Larang Ekspor Gandum, Harga Dunia Diprediksi Meroket

Admin1 by Admin1
14/05/2022
in Internasional
0
India Resmi Larang Ekspor Gandum, Harga Dunia Diprediksi Meroket

Pemerintah India resmi melarang ekspor gandum pada hari ini, Sabtu (14/5). (AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)

Jakarta – Pemerintah India resmi melarang ekspor gandum pada hari ini, Sabtu (14/5) setelah sempat menargetkan tahun ini akan memecahkan rekor pengiriman.

Keputusan ini didorong kemunculan gelombang panas yang merusak hasil panen sehingga harga-harga kebutuhan dalam negeri melambung tinggi.

Saat ini pasar dunia tengah mengandalkan India sebagai produsen gandum terbesar kedua di dunia, setelah ekspor dari wilayah Laut Hitam merosot karena invasi Rusia ke Ukraina yang belum juga selesai hingga hari ini.

Sebelumnya India telah berencana mengirimkan 10 juta ton gandum tahun ini, yang merupakan rekor tertinggi mereka.

Pemerintah mengatakan pemesanan ekspor yang sudah mendapatkan izin (letters of credit) masih diperbolehkan, demikian pula pengiriman untuk memenuhi permintaan negara yang tengah dalam krisis pangan.

Larangan ekspor bisa mengerek harga ke angka tertinggi dan menjadi pukulan bagi konsumen berdaya beli rendah di Asia dan Afrika.

“Larangan ini mengagetkan,” demikian pernyataan firma perdagangan skala besar yang berbasis di Mumbai.

“Kami memperkirakan ekspor dibatasi dalam dua hingga tiga bulan ke depan, tapi tampaknya angka inflasi mengubah pemikiran pemerintah.”

Pada April, melesatnya harga makanan dan energi membuat inflasi tahunan meningkat hingga delapan persen, tertinggi di tahun ini.

Harga gandum di India juga telah mencapai rekor tertinggi. Di beberapa pasar bahkan mencapai US$322,71 dolar (25 ribu rupee) per ton, sementara harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah 20.150 rupee.

“Larangan ekspor gandum India akan melambungkan harga gandum dunia. Saat ini tak ada lagi produsen besar di pasaran,” kata pedagang besar lainnya.

Jakarta – Pemerintah India resmi melarang ekspor gandum pada hari ini, Sabtu (14/5) setelah sempat menargetkan tahun ini akan memecahkan rekor pengiriman.

Keputusan ini didorong kemunculan gelombang panas yang merusak hasil panen sehingga harga-harga kebutuhan dalam negeri melambung tinggi.

Saat ini pasar dunia tengah mengandalkan India sebagai produsen gandum terbesar kedua di dunia, setelah ekspor dari wilayah Laut Hitam merosot karena invasi Rusia ke Ukraina yang belum juga selesai hingga hari ini.

Sebelumnya India telah berencana mengirimkan 10 juta ton gandum tahun ini, yang merupakan rekor tertinggi mereka.

Pemerintah mengatakan pemesanan ekspor yang sudah mendapatkan izin (letters of credit) masih diperbolehkan, demikian pula pengiriman untuk memenuhi permintaan negara yang tengah dalam krisis pangan.

Larangan ekspor bisa mengerek harga ke angka tertinggi dan menjadi pukulan bagi konsumen berdaya beli rendah di Asia dan Afrika.

“Larangan ini mengagetkan,” demikian pernyataan firma perdagangan skala besar yang berbasis di Mumbai.

“Kami memperkirakan ekspor dibatasi dalam dua hingga tiga bulan ke depan, tapi tampaknya angka inflasi mengubah pemikiran pemerintah.”

Pada April, melesatnya harga makanan dan energi membuat inflasi tahunan meningkat hingga delapan persen, tertinggi di tahun ini.

Harga gandum di India juga telah mencapai rekor tertinggi. Di beberapa pasar bahkan mencapai US$322,71 dolar (25 ribu rupee) per ton, sementara harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah 20.150 rupee.

“Larangan ekspor gandum India akan melambungkan harga gandum dunia. Saat ini tak ada lagi produsen besar di pasaran,” kata pedagang besar lainnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Keren, Kanwil Kemenag Aceh Peringkat 5 Nasional Realisasi Anggaran hingga Mei 2022

Next Post

Pangeran MbZ Mohamed bin Zayed Terpilih Sebagai Presiden UEA

Next Post
Pangeran MbZ Mohamed bin Zayed Terpilih Sebagai Presiden UEA

Pangeran MbZ Mohamed bin Zayed Terpilih Sebagai Presiden UEA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

20/06/2026
Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

20/06/2026
Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

20/06/2026
NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

20/06/2026
Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com