Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Ternyata Bukan Saman yang Menghabisi Nyawa Ibu Kandungnya

Atjeh Watch by Atjeh Watch
25/05/2022
in Lintas Barat Selatan
0
Ternyata Bukan Saman yang Menghabisi Nyawa Ibu Kandungnya

BLANGPIDIE – AR alias Saman (32), warga Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ternyata tidak memukul ibu kandungnya, Mariati (47) hingga meninggal dunia.

Hal itu diketahui setelah dilakukan reka ulang (rekonstruksi) atau pemeriksaan yang dilaksanakan penyidik di Mapolres Abdya, Rabu (25/05/2022).

Dalam keterangannya, AR alias Saman menceritakan kronologi kejadian tersebut. Ternyata, ia tidak memukul apalagi menghabiskan nyawa ibu kandungnya sebagai mana yang dilaporkan ayah tirinya kepada pihak kepolisian.

“Pagi itu, saya mau buat kopi. Kebetulan gas habis di rumah. Jadi, saya keluar cari kayu bakar buat memasak air. Kemudian, saya menemukan sebilah kayu kering. Tidak lama kemudian, saya lihat ayah (Samsurizal) sama ibu berboncengan dengan motor Scoopy. Kebetulan motor itu milik kami. Saat itu saya panggil mereka, mau pinjam motor karena ingin beli bubuk kopi,” jelas Saman.

Namun, lanjut Saman. Kedua orang tuanya itu tidak berhenti saat di panggil. Karena merasa kesal, ia melemparkan sebilah kayu tersebut ke tanah.

“Saya tidak melempar kayu ke arah mereka. Kayu itu saya lempar ke tanah. Kemudian, ayah menarik gas motornya karena kaget. Saat itu juga ibu jatuh ke aspal hingga mengeluarkan darah dari telinganya,” ungkap Saman.

Melihat Mardiati tergelatak di jalan dengan lumuran darah, Saman langsung memeluk ibunya, kemudian melarikan ke rumah sakit dengan adiknya Marbawi.

“Saya peluk ibu saat itu. Kemudian, kami bawa beliau ke Puskesmas Lama Inong, karena tidak bisa ditangani, kami larikan ibu ke Rumah Sakit Teungku Peukan,” kenang Saman.

Tidak lama tiba di rumah sakit, Mardiati menghembuskan nafas terakhir dipangkuan Saman.

“Atas kejadian ini, saya merasa sangat terpukul. Saya tidak bisa mengugkapkan apa yang saya rasakan saat ini. Saya tidak memukul ibu saya seperti kabar yang beredar,” pungkas Saman.

Reporter: Rusman

Previous Post

Dukung Kemajuan Wisata Aceh Selatan, Dandim 0107/Asel Gelar Silaturrahmi Dengan Komunitas Wisata Tuan Tapa

Next Post

Safaruddin Serap Aspirasi Masyarakat Tangan-Tangan Abdya

Next Post
Safaruddin Serap Aspirasi Masyarakat Tangan-Tangan Abdya

Safaruddin Serap Aspirasi Masyarakat Tangan-Tangan Abdya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Baitul Mal Abdya Verifikasi Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

Baitul Mal Abdya Verifikasi Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

21/04/2026
Kak Nana Kunjungi SPS Cahaya Hatee dan Ayeum Mata, Bunda PAUD Abdya

Kak Nana Kunjungi SPS Cahaya Hatee dan Ayeum Mata, Bunda PAUD Abdya

21/04/2026
Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

21/04/2026
Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

21/04/2026
Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Ternyata Bukan Saman yang Menghabisi Nyawa Ibu Kandungnya

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com