Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ingin Tahu Seluk Beluk Aceh, Para Habib Jawa Timur Jumpai Wali Nanggroe

Admin1 by Admin1
12/12/2019
in Nanggroe
0
Ingin Tahu Seluk Beluk Aceh, Para Habib Jawa Timur Jumpai Wali Nanggroe

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haytar pada Selasa 10 Desember 2019 menerima kunjungan sejumlah Habib asal Malang, Jawa Timur. Kedatangan para Habib tersebut selain dalam rangka menjalin silaturrahmi juga untuk mendapatkan informasi seputar sejarah Aceh dan perkembangan kekinian Aceh pasca konflik dan tsunami.

Mereka yang datang menemui Wali Nanggroe yaitu Habib Abu Bakar Mauladawila, Habib Mochammad, Habib Abdullah, dan Habib Abdurrahman. Para Habib ini didampingi oleh Tgk. Muhammad Edi Ruslan Sabri dari Banda Aceh.

“Lembaga Wali Nanggroe ini hanya ada di Aceh, sehingga menarik bagi kami untuk mengetahui seluk beluk lembaga ini,” kata Habib Abu Bakar. Menurutnya, hubungan para Habib asal Jawa Timur dengan para ulama di Aceh sudah terbangun sejak lama. Karena itu, pihaknya datang langsung ke Wali Nanggroe untuk mendapatkan informasi langsung tentang lembaga ini.

“Dalam setiap ceramah dan kajian, kami sering membahas tentang Aceh. Karena itu, sangat penting untuk mendapatkan informasi yang benar, yaitu dari Pemangku Wali Nanggroe langsung, sehingga apa yang kami sampaikan kepada jamaah tidak salah,” tambah Habib Abu Bakar.

Pada kesempatan tersebut, kepada para Habib yang datang berkunjung, Wali Nanggroe menjelaskan tentang sejarah Aceh dari masa kerajaan, hingga masa tercapainnya kesepakatan damai antara GAM dan Republik Indonesia pada 2005 silam.

“Sepanjang 14 tahun damai ini, ada beberapa perkembangan yang telah kita capai. Tapi juga masih ada banyak poin-poin perjanjian yang belum terealisasi,” kata Wali Nanggroe menjelaskan.

Terkait soal Syariat Islam, Wali Nanggroe menyebutkan bahwa Aceh sudah dikenal sebagai daerah syariat sejak masa kesultanan. Di era saat ini, Syariat Islam tersebut diperkuat dengan aturan formil melalui qanun yang dipayungi oleh Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh.

Selain itu Wali Nanggroe juga menambahkan bahwa kondisi Aceh saat ini sudah sangat kondusif. Masyarakat bebas melakukan aktivitas bahkan hingga larut malam.

“Alhamdulillah sudah aman. Ada banyak wisatawan yang datang ke Aceh untuk menikmati keindahan alam dan wisata religi.”

“Kita berharap pertemuan yang penuh kesan dengan Wali Nanggroe dapat berlanjut di masa-masa mendatang,” kata Habib Abu Bakar. Dirinya mengaku, informasi yang didapatkan dari Wali Nanggroe juga akan disampaikan ke Pulau Jawa.[]

Tags: wali nanggroe
Previous Post

Getar Aceh: MoU Pemerintah Aceh dengan PT DI Jangan Dimaknai Secara Parsial

Next Post

Pemerintah Aceh Berangkatkan Umrah 90 GTK Berprestasi

Next Post
Pemerintah Aceh Berangkatkan Umrah 90 GTK Berprestasi

Pemerintah Aceh Berangkatkan Umrah 90 GTK Berprestasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

20/06/2026
Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

20/06/2026
Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

20/06/2026
NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

20/06/2026
Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com