Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Abrasi Pantai Kembali Terjadi di Abdya

Atjeh Watch by Atjeh Watch
04/07/2022
in Lintas Barat Selatan
0

BLANGPIDIE – Bencana abrasi pantai laut Susoh kembali terjadi sekitar pukul 08.00 Wib pagi, sehingga mengacam sejumlah rumah warga yang berada di sepanjang pantai.

Saat ini, dari pantauan awak media, ada tujuh rumah warga yang mengalami kerusakan parah akibat abrasi yang terjadi di dua Gampong pesisir pantai di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) , yakni Gampong Panjang Baru dan Gampong Palak Kerambil, Senin, (04/07/2022).

“Abrasi air laut ini sudah sering sekali terjadi setiap tahunnya, sehingga berdampak besar pada masyarakat Gampong Panjang Baru dan Kedai Palak Kerambil,” kata Camat Susoh,Teuku Nasrul.

Meski baru dilantik sebagai Camat Susoh pada hari Jum’at (01/07) oleh Wakil Bupati Abdya Muslizar. MT, Teuku Nasrul didampingi pihak Dinas Perkim&LH Andya beserta anggota Forkopimcam Susoh turun langsung ke lapangan serta mencari solusi atas langkah-langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk menyikapi persoalan abrasi yang sedang terjadi di wilayah tutorialnya itu.

“Dari pihak Badan Penangulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya telah memasang tenda darurat sewaktu-waktu dapat digunakan bagi korban abrasi pantai tersebut. Meski saat ini masih ada beberapa rumah yang masih bisa ditempati, tapi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan, maka tempat mengungsi harus disediakan,” papar Teuku Nasrul.

Ia menghimbau kepada masyarakat yang berdampak bencana tersebut agar bersabar, karena bantuan seperti logistik dan tempat untuk istirahat akan segera dipersiapkan.

“Kita akan segera berkonsultasi dengan Pimpinan diatas untuk mencari solusi atas masalah bencana yang setiap tahunnya terjadi,” cetus Camat Nasrul, atau yang akrab disapa Rajo.

Sementara Keuchik Gampong Panjang Baru, Ikhsan Wahyuni menyampaikan bahwa abrasi ini sudah menjadi persoalan tahunan yang dialami warganya di sepanjang tepi pantai.

“Abrasi ini setiap tahun terjadi, kami berharap kepada pemrintah dan pihak terkait, bermohon untuk di lihat dan jangan sebatas janji atau program. Namun mari sama-sama kita melakukan sesuatu yang bisa membuat masyarakat bisa keluar persoalan abrasi laut ini,” ungkap Keuchik Wahyu.

Ia juga menjelaskan, dari tujuh rumah yang terdampak abrasi, para penghuni rumah tersebut telah diungsikan ke TPA dan ke rumah-rumah kerabat terdekat para korban yang berada disekitar di gampong tersebut.

“Alhamdulillah bantuan tenda sudah dipasang oleh BPBK, dapur umum dan logistik belum ada. Untuk saat ini, Pemerintah Gampong dan masyaraka hanya menangani persoalan kosumsi untuk sementara waktu waktu bagi warga korban abrasi,” imbuhnya.

Karena seperti tahun-tahun yang lalu saat musibah itu terjadi, biasanya abrasi terjadi selama tujuh hari. oleh sebab itu, Pemerintah Gampong setempat mengimbau kepada masyarakat khususnya di sepanjang pantai laut Susoh untuk tetap waspada.

Reporter: Rusman

Previous Post

Ketua PMI Aceh Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

Next Post

Sydney Australia Banjir Bandang, Puluhan Ribu Warga Diminta Mengungsi

Next Post

Sydney Australia Banjir Bandang, Puluhan Ribu Warga Diminta Mengungsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PC PGRI Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Gelar Konferensi, Berikut Pengurus Terpilih

PC PGRI Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Gelar Konferensi, Berikut Pengurus Terpilih

09/09/2026
Peta Baru Benua Afrika yang Lebih Akurat Disahkan PBB, AS Menolak

Peta Baru Benua Afrika yang Lebih Akurat Disahkan PBB, AS Menolak

09/09/2026
Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

09/09/2026
Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

08/09/2026
Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

08/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Abrasi Pantai Kembali Terjadi di Abdya

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com