Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mantan Tim Penasihat BJ Habibie Minta Aceh Berikan Kepercayaan pada Achmad Marzuki

Admin1 by Admin1
06/07/2022
in Nanggroe
0
Bom Dibungkus Bendera Bulan Bintang, Jubir DPA Partai Aceh: Itu Film Lama yang Selalu Diputar Kembali

Muhammad Saleh

BANDA ACEH – Muhammad Saleh, mantan anggota Tim Penasihat Presiden RI (BJ) Habibie dan Aburrahman Wahid) Urusan Penyelesaian Konflik Aceh (1999-2000), mengajak seluruh elemen rakyat Aceh untuk mendukung dan memberi kesempatan serta kepercayaan penuh kepada Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki untuk memimpin Aceh.

Menurut dia, tanpa kepercayaan dan kesempatan tadi, sulit rasanya bagi mantan Pangdam Iskandar Muda (IM) ini untuk memperbaiki situasi dan kondisi sosial, politik, ekonomi serta kekhususan Aceh ke arah lebih baik. Apalagi dengan waktu yang relatif singkat.

“Kita akui atau tidak, dibalik prestasi yang telah dilakukan mantan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, masih banyak tersisa sejumlah pekerjaan rumah yang menjadi tanggungjawab dan harus diselesaikan mayor jenderal purnawirawan ini. Salah satunya tentang kemiskinan, tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah serta tumbuhnya iklim investasi di Aceh,” kata wartawan senior ini, Rabu, 6 Juli 2022 di Banda Aceh.

Kata Shaleh, begitu dia akrab disapa, mengutip arahan Mendagri Muhammad Tito Karnavian usai melantik Achmad Marzuki di Gedung DPR Aceh, Rabu, 6 Juli 2022.

Penempatan abituren Akademi Militer (Akmil) angkatan 1989 dari satuan infanteri itu, setelah Presiden RI Joko Widodo mendengar berbagai saran dan pendapat dari elemen rakyat Aceh.

Karena itu, putusan Presiden tersebut merupakan yang terbaik untuk Aceh. Sebab, setelah melalui kajian serta analisa dari Tim Penilai Akhir (TPA) yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga negara. Termasuk Badan Intelijen Negara (BIN).

“Tentu, semua itu juga dibarengi dengan berbagai dinamika. Begitupun, setelah Presiden memutuskan, maka semua elemen rakyat Aceh dapat bersama-sama Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki untuk membangun Aceh menjadi lebih baik,” harap Shaleh.

Sebagai perwira tinggi TNI-AD sebut Shaleh, penempatan Achmad Marzuki adalah pilihan tepat. Selain paham Aceh, mantan Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI (2016-2018) tersebut juga berada pada posisi netral.

“Sehingga, sebagai wakil pemerintah pusat di Aceh, Achmad Marzuki bisa lebih fokus dalam menjalankan roda pemerintahan. Termasuk mensukseskan berbagai agenda nasional seperti Pileg, Pilpres dan Pilkada 2024 yang mulai tahapannya Agustus 2022,” ujar Shaleh.

Itu sebabnya, Shaleh berharap, setelah terbitnya putusan Presiden serta dilantik Mendagri, semua elemen rakyat Aceh dapat mendukung kepemimpinan Achmad Marzuki, maka perbedaan pendapat yang sempat muncul dapat dikubur dalam-dalam.

“Perbedaan pandangan itu biasa di alam demokrasi dan sebagai rahmat dalam ajaran Islam. Karena itu, setelah Presiden memutuskan, tentu itulah yang terbaik. Mari kita beri kesempatan dan kepercayaan kepada Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki,” ajak Shaleh kembali.

Belajar dari pengalaman dan realita saat menjadi Pangdam IM, sosok Achmad Marzuki merupakan perwira tinggi TNI-AD yang komunikatif, baik dengan ulama Aceh, pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta serta pimpinan parpol maupun pimpinan serta anggota DPR Aceh.

“Tak kecuali dengan elemen rakyat Aceh lainnya. Mulai dari Panglima Laot hingga tukang becak. Karena itu saya yakin, Achmad Marzuki akan mendengar berbagai aspirasi serta suara rakyat dengan kemajuan pembangunan serta ekonomi Aceh,” tutup Shaleh.

Previous Post

Disaksikan Sekjen TRH, Muslim Serahkan SK Pengurus 23 DPC Demokrat Se-Aceh

Next Post

YARA: Aceh Butuh Konsolidasi Ekonomi, Kepemimpinan yang Kuat dan Stabilitas Politik

Next Post

YARA: Aceh Butuh Konsolidasi Ekonomi, Kepemimpinan yang Kuat dan Stabilitas Politik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com