BLANGPIDIE – Pasca digelarnya Live Musik akustik oleh NK Project di Coffee Nongkrong malam pawai takbir menyambut Idul Adha 1443 Hijriah, tepatnya pada Sabtu malam (09/07). Pemerintah Gampong Keude Siblah Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya merasa menyesal dan akan segera memanggil pihak manajemen Nongkrong Coffee/Leuser Coffee.
Meski sempat dibubarkan oleh Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH), atas instruksi Wakil Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya, Muslizar. MT. Namun, kegiatan live musik tersebut tetap saja menuai bermacam tanggapan dari berbagai kalangan, baik Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam maupun elemen masyarakat umum.
Menurut publik, live musik yang ditampilkan di Nongkrong Coffee/Leuser Coffee jalan At-Taqwa Gampong Keude Siblah Blangpidie itu terkesan tidak menghormati malam pawai takbir menyambut hari raya Idul Adha serta diduga telah melanggar Qanun Syariat Islam dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Menangapi hal tersebut, Teuku Rinaldi. RA selaku Keuchik Gampong Keude Siblah mengakui jika pihaknya sangat menyayangi peristiwa yang telah terjadi di malam pawai takbir itu.
“Atas nama pemerintah Gampong Keude Siblah, kami sangat menyesali apa yang telah terjadi. Saya yakin, hampir semua masyarakat Keude Siblah tidak menginginkan hal itu terjadi, apalagi di malam takbir hari raya haji,” ungkap Teuku Rinaldi atau yang akrab disapa Ampon Rinaldi.
Ia mengaku telah menerima beberapa permintaan dari berbagai kalagan, bahwa harus segara memanggil pihak terkait yang telah mengelar kegiatan live musik tersebut. Untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban atas peristiwa yang membuat warga Blangpidie serta publik lainnya heboh.
“InsyaAllah, dalam waktu dekat ini, kita akan memanggil pihak manajemen Nongkrong Coffee/Leuser Coffee, untuk dimintai keterangan atas kejadian tersebut,” kata Ampon Rinaldi.
Atas nama Pemerintah Gampong, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk bijak menyikapi hal tersebut, serta tidak boleh mengambil keputusan sendiri.
“Persoalan ini sudah kita tangani, InsyaAllah dalam waktu dekat akan kita selesaikan persoalan ini, hanya saja saat ini kita masih dalam momentum Idul Adha, atau sedang merayakan hari raya Qurban. Kepada publik dimohon bersabar,” tegas Ampon Rinaldi.
Reporter: Rusman








