Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Myanmar Tahan Kapal yang Bawa 173 Muslim Rohingya

Admin1 by Admin1
17/12/2019
in Internasional
0
Myanmar Tahan Kapal yang Bawa 173 Muslim Rohingya

Kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh. (Foto: Reuters)

YANGON – Pihak berwenang Myanmar mengatakan telah menahan 173 Muslim Rohingya di sebuah kapal di lepas pantai selatan. Hal itu disampaikan di tengah tanda-tanda bahwa lebih banyak anggota etnis minoritas itu yang melakukan pelayaran laut yang berbahaya untuk menghindari penganiayaan.

Juru Bicara Militer Myanmar, Tun Tun Nyi mengatakan bahwa angkatan laut Myanmar menangkap kapal yang membawa para pengungsi Rohingya, termasuk 22 anak-anak itu, di lepas pantai Kota Kawthaung Divisi Tanintharyi pada Minggu.

“Angkatan laut kami menemukan mereka di kapal yang mencurigakan di laut,” katanya kepada Reuters melalui telepon. “Polisi akan melanjutkan sesuai dengan hukum.”

Lebih dari 730.000 Rohingya melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh pada 2017 untuk melarikan diri dari tindakan keras pimpinan militer di negara itu. Penyelidik PBB mengatakan bahwa operasi militer di Negara Bagian Rakhine terhadap Rohingya dilakukan dengan “niat genosidal” dan termasuk pembunuhan massal dan pemerkosaan.

Myanmar membantah tuduhan tersebut, menyebut kekerasan yang terjadi sebagai respons terhadap serangan oleh gerilyawan Rohingya, tetapi mengakui pembunuhan di Desa Inn Din, tempat tentara dan warga desa Budha membunuh 10 pria Muslim, serta di desa lain, Gu Dar Pyin. Myanmar juga membantah penganiayaan.

Sekira 600.000 warga Rohingya masih berada di Myanmar, terkurung di kamp-kamp dan desa-desa di Negara Bagian Rakhine barat di mana mereka tidak dapat melakukan perjalanan dengan bebas atau mengakses layanan kesehatan dan pendidikan.

Asisten Direktur Kantor Administrasi Kotapraja Kawthaung, Myat Thu, mengatakan bahwa belum jelas apakah kelompok yang ditangkap pada Minggu berlayar dari Myanmar atau Bangladesh.

“Sekarang kami menempatkan (mereka) di sebuah pulau di Kawthaung di laut, dengan penjaga keamanan,” katanya kepada Reuters melalui telepon. “Kami memastikan bahwa semua hak asasi mereka dilindungi.”

Pejabat Penjaga Pantai Bangladesh Saiful Islam mengatakan kepada Reuters bahwa mereka tidak mengetahui adanya kapal yang meninggalkan kamp ke Myanmar.

“Jika kami memiliki informasi seperti itu, kami akan menghentikan mereka,” katanya melalui telepon.

Lebih dari 90 Rohingya, termasuk 23 anak yang ditemukan di pantai di wilayah delta Irrawaddy setelah naik kapal dari Rakhine. Mereka dihadapkan ke di pengadilan Myanmar pada 11 Desember untuk menghadapi tuduhan bepergian secara ilegal.

Ratusan orang telah dipenjara di penjara dan pusat penahanan kaum muda di seluruh negeri.

Sumber: okezone.com

Tags: Myanmarrohingya
Previous Post

Misteri Kepala Daerah Pemilik Rekening Kasino Perlahan Tersibak

Next Post

Pasutri 10 Tahun Menipu hingga Miliaran, Hasilnya Disumbangkan ke Anak Yatim

Next Post

Pasutri 10 Tahun Menipu hingga Miliaran, Hasilnya Disumbangkan ke Anak Yatim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Myanmar Tahan Kapal yang Bawa 173 Muslim Rohingya

Myanmar Tahan Kapal yang Bawa 173 Muslim Rohingya

17/12/2019

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com