Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Akademisi: Alokasi APBN Turun, Pejabat BPKS Malah Melancong ke LN

Admin1 by Admin1
18/12/2019
in Nanggroe
0
Akademisi: Perluasan Kota Banda Aceh Untungkan Rakyat

 

BANDA ACEH – Alokasi dana APBN untuk Badan Pelabuhan Bebas Kawasan Sabang (BPKS) terus merosot di bawah kepemimpinan Razuardi dan Islamuddin.

Alokasi APBN 2020 hanya Rp 144 miliar, padahal sebelumnya pada 2019 jumlahnya mencapai Rp 224 miliar. Anehnya, dalam kondisi rapor merah itu, rombongan pejabat BPKS ramai-ramai malah pergi jalan (melancong) ke luar negeri.

“Selain anggaran yang turun drastis, alokasi APBN 2020 juga banyak kode bintang atau diblokir oleh Kemenkeu RI. Hanya alokasi gaji, perjalanan dinas dan kegiatan rutin lainnya yang tidak diblokir. Ini terjadi karena dokumen perencanannya yang tidak ada, bermakna pejabat terkait tidak punya kapasitas,” kata Usman yang mantan aktivis BRR Aceh–Nias ini.

Anehnya, plt wakil kepala BPKS, deputi bidang pengawasan beserta rombongan sebanyak 7 orang dikabarkan gak ada rasa malu jalan-jalan ke luar negeri pada Selasa kemarin 17 Desember 2019.

“Tujuan mereka kali ini ke Negeri Serawak, dekat Brunei Darussalam. Pergi beramai-ramai lagi. Maunya ada rasa malulah sedikit dengan rakyat Aceh. Berapa uang negara yang mereka sedot saat pergi berjamaah ke luar negeri,” kata Usman setengah kecewa.

Kandidat doktor ini meminta Dewan Kawasan Sabang (DKS) yaitu Plt Gubernur Aceh, Bupati Aceh Besar dan Walikota Sabang untuk berani melakukan reformasi total di internal BPKS, perlu evaluasi menyuruh sebagai peningkatan kinerja kepala, wakil kepala, para deputi sampai dengan staf.

“Ini adalah momen yang tepat untuk membenahi dan membersihkan internal BPKS guna meningkatkan kinerja ke depan agar cita-cita terwujudnya free port dan free trade zone Sabang menjadi kenyataan, bukan hanya sebatas mimpi. Kalau gak sekarang, kapan lagi? Ini sudah 20 tahun usia BPKS,” kata Usman Lamreung, dosen Unaya Aceh Besar, melalui siaran pers, Rabu 18 Desember 2019.

Usman juga menyorot fungsi Dewan Pengawas BPKS yang terkesan kongkalikong dan tidak punya taring pada Badan Pelaksana BPKS. Selain itu, di Dewan Pengawas tidak ada ahli kepelabuhan.

“Sudah nyata-nyata banyak masalah di Bapel BPKS. Serapan anggaran rendah, freeport tidak kunjung terwujud, APBN 2020 turun, banyak bintang, wakil kepala dan rombongan pejabat BPKS melancong ke luar negeri, kok Dewan Pengawas tidak berani menegur? Kok ada kesan Dewan Pengawas takut sekali ya pada Bapel BPKS? Ada permainan apa ini?” tanya Usman yang merasa sangat berkepentingan dengan BPKS karena dia adalah putra Aceh Besar yang daerahnya masuk dalam kawasan BPKS. []

Tags: APBNBPKSDKS
Previous Post

PW PII Aceh Gelar Training di Delapan Kabupaten Kota

Next Post

DPR Republik dan Demokrat Berdebat 6 Jam untuk Pemakzulan Trump

Next Post
DPR Republik dan Demokrat Berdebat 6 Jam untuk Pemakzulan Trump

DPR Republik dan Demokrat Berdebat 6 Jam untuk Pemakzulan Trump

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Warga Aceh Timur Tewas Diterkam Buaya Saat Seberangkan Kerbau

Ohku, Warga Aceh Timur Tewas Diterkam Buaya Saat Seberangkan Kerbau

06/09/2026
Pemulihan Akses Kuala Baru Jadi Prioritas Penanganan Pascabencana di Singkil

Pemulihan Akses Kuala Baru Jadi Prioritas Penanganan Pascabencana di Singkil

06/09/2026
Bupati Aceh Besar Hadiri Peusijuek Dua Rektor di Aceh

Bupati Aceh Besar Hadiri Peusijuek Dua Rektor di Aceh

06/09/2026
Baitul Mal Aceh Besar Terima Zakat Perusahaan PT BAS Rp 400 Juta

Baitul Mal Aceh Besar Terima Zakat Perusahaan PT BAS Rp 400 Juta

06/09/2026
Karhutla di Aceh Barat Hanguskan 8 Hektare Lahan

Kebakaran Lahan di Aceh Barat Meluas Jadi 11,5 Hektare

06/09/2026

Terpopuler

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

04/09/2026

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Akademisi: Alokasi APBN Turun, Pejabat BPKS Malah Melancong ke LN

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com