Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Butuh Bantuan Pemerintah, Fatan Putra Aceh Timur Mengalami Gangguan Saraf

Saiful Haris Arahas by Saiful Haris Arahas
28/08/2019
in Nanggroe
0

IDI — Kisah pilu dirasakan keluarga Hasbalah dan Juraida keluarga kecil asal gampong Tualang Pateng, kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur yang mana sibuah hati tercintanya mengalami penyakit gangguan saraf.

“Na geu anjurkan le dokter di puskesmas untuk ba urumoh saket, ken kamoe tulak, akan tetapi kamoe hana biaya (Ada anjuran dokter puskesmas untuk di bawa kerumah sakit, bukannya kami menolak, akan tetapi kami tidak memiliki biaya),” ujar Juraida dengan bahasa daerah Aceh, Rabu (28/08/2019).

Fatan mengalami penyakit gangguan saraf.

Keterbatasan ekonomi membuat keluarga kecil itu harus mengusap air mata ketika sibuah hati mendesis kesakitan kejang-kejang, segala upaya telah dilakukan oleh Hasballah dan Juraida untuk mengobati buah hati tercintanya.

“Aneuk kamoe wate saket kejang-kejang, harus taba ngen moto urumoh saket, tapi kamoe hana biaya untuk sewa moto (Anak kami sewaktu sakit kejang-kejang harus di larikan kerumah sakit dengan mobil, tetapi tidak memiliki biaya untuk menyewa mobil),” ujarnya.

Hasballah yang bekerja sebagai buruh perkebunan kelapa sawit dan Juraida berprofesi sebagai Ibu rumah tangga, kewalahan dalam membawa anaknya berobat, keterbatasan dan himpitan perekonomian menghentikan langkahnya melihat sebuah hati ceria dan gembira.

“Saya sangat berharap anak saya sembuh dan ada pihak-pihak atau orang dermawan yang membantu kami,” katanya.

“Ketika dr. Eka kepala puskesmas Peureulak Timur datang untuk mengunjungi kerumah ia mengatakan bahwa Muhammad Fatan (4) harus di terapi dan di rujuk kerumah sakit Umum,” ujar Juraida ibunda Muhammad Fatan mengulang apa yang di katakan dokter.

Segelintir harapan di hanturkan keluarga Juraida dan Hasbalah, ia menaruh harapan kepada pemerintah untuk membantu dirinya dalam mengobati sibuah hati bungsunya.

Jarak tempuh dari kediamannya ke rumah sakit Dr. Alaidin Syah Peureulak dan Puskesmas Peureulak Timur sekurang-kurangnya ia harus menempuh jarak 15 KM, dan ke Rumah Sakit Zanal Abidin Idi ia harus menempuh jarak sekira 30 KM.[]

Laporan: Irwansyah

Tags: aceh timurpemerintah aceh
Previous Post

Mahasiswa Ubudiyah Ikuti Pelatihan Perceptor Mentor

Next Post

IDeAS Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan di Aceh

Next Post

IDeAS Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PT PEMA Siap Kelola Jalur Pelayaran Krueng Geukueh–Penang

PT PEMA Siap Kelola Jalur Pelayaran Krueng Geukueh–Penang

04/09/2026
Angka Stunting di Alue ambot Abdya Menurun Dibandingkan tahun 2025

Angka Stunting di Alue ambot Abdya Menurun Dibandingkan tahun 2025

04/09/2026
Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

05/09/2026
Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

04/09/2026
Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

04/09/2026

Terpopuler

Butuh Bantuan Pemerintah, Fatan Putra Aceh Timur Mengalami Gangguan Saraf

28/08/2019

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

Bupati Abdya Ultimatum Pejabat: Rapor Merah Siap Dimutasi

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com