BANDA ACEH – Sebanyak 22 orang yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh bertolak ke Kabupaten Gayo Lues untuk melakukan pengabdian selama 4 hari terhitung mulai 19 s.d 22 Agustus 2022.
Setiap Program Studi di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry memiliki program pengabdian masing-masing. Seperti program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam bersama Radio Assalam dan Ar-Raniry TV akan membuat liputan dan dilm dokumenter terkait lahan ganja yang kini menjadi lahan kopi.
Prodi BImbingan Konseling Islam menawarkan program pendampingan kepada remaja dengan menyisir sekolah-sekolah. Prodi Manajemen Dakwah menawarkan program manajemen penguatan kelompok remaja. Prodi Pengembangan Masyarakat Islam menawarkan program edukasi remaja dan masyarakat. Serta prodi Kesejahteraan sosial menawarkan program psikososial remaja dan keluarga.
Pengabdian ini tidak hanya dilakukan oleh Dosen FDK, tetapi turut hadir tenanga kependidikan, mahasiswa dan dilepas Oleh Wakil Dekan III FDK UIN Ar-Raniry, Dr. T. Lembong Misbah, MA.
Dalam pelepasannya T. Lembong Misbah menyampaikan jika pengabdian ini merupakan program lanjutan dari pengabdian tahun 2021 di Kabupaten Gayo Lues.
“Jika dalam pengabdian pertama FDK hanya menyisir tempat, membangun kerjasama dan menjalin komunikasi dengan tokoh terkait, sedangkan pengabdian tahun 2022 FDK sudah menawarkan program yang siap dilakukan,” jelasnya.
Pengabdian ini juga mendapatkan dukungan penuh dari BNNK Gayo Lues, seperti penuturan Dr. Rasyidah, M.Ag selaku Ketua Panitia Pengabdian.
“Kami mendapatkan dukungan tidak hanya dari Fakultas, tetapi juga dari BNNK, desa-desa di Gayo Lues seperti Desa Penosan, Desa Agusen dan Desa Bukit. Kami juga mengusung tema Safari Dakwah Terintegrasi Untuk Gayo Lues Bersinar (bersih dari narkoba),” pungkasnya.










