BANDA ACEH – Pertemuan GAM bansigom Aceh dilaporkan berawal permintaan para ulama Aceh. Salah satunya adalah permintaan Abu Tumin, ulama kharismatik Aceh.
“Benar. Pertemuan ini merupakan tindaklanjuti dari permintaan ulama Aceh,” ujar sumber atjehwatch.com, Minggu malam 22 Desember 2019.
“Termasuk dari Abu Tumin saat bertemu dengan Mualem di Malaysia beberapa waktu lalu. Kemudian juga beberapa ulama kharismastik Aceh,” katanya sumber ini.
Para ulama Aceh berharap GAM kembali bersatu untuk menguatkan posisi Aceh.
“Jangan sampai partai politik justru membuat GAM pecah. GAM harus kembali bersatu,” ujar sumber ini lagi.
Sebelumnya diberitakan, ribuan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dilaporkan telah tiba di Banda Aceh dan Aceh Besar. Para kombatan ini rencananya akan menghadiri pertemuan GAM bansigom Aceh yang akan berlangsung di Komplek Meureu, Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Senin 23 Desember 2019.
“Alhamdulillah sebahagian besar wilayah sudah ada di Banda Aceh,” ujar salah seorang mantan kombatan dari Aceh Rayeuk, Minggu malam 22 Desember 2019.
“Beberapa wilayah dari barat selatan sudah berada di Banda Aceh. Beberapa lainnya bergerak malam ini,” kata sumber tadi.
“Malam ini ada pertemuan tapi tertutup.”
Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA), Azhari Cage SIP, mengatakan pertemuan GAM bansigom Aceh akan dihadiri sekitar 3.000 undangan.
“Bisa jadi lebih.”
Azhari mengatakan pertemuan tersebut adalah silaturahmi biasa antara sesame kombatan GAM serta tak perlu dicurigai macam-macam. []









