Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Puluhan Eks Relawan Jokowi-Maruf Gabung PDI Perjuangan Aceh

Admin1 by Admin1
24/12/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH-  Puluhan eks relawan Jokowi-Ma’ruf Amin dari berbagai kelompok memenuhi kantor DPD PDI Perjuangan Aceh, Senin 23 Desember 2019.

Rombongan yang datang dari beberapa kabupaten/kota di Provinsi Aceh itu mendaftarkan diri menjadi kader partai berlambang kepala banteng tersebut.

Masuknya para relawan tersebut diterima oleh Ketua DPD PDIP Aceh Muslahuddin Daud, yang berlangsung di dalam sebuah acara seremoni yang dilaksanakan dengan cukup khidmat.

Dalam sambutannya, mantan konsultan World Bank yang akrab dipanggil dengan Bang Mus mengucapkan selamat datang kepada para relawan ke kantor baru DPD Aceh dan bersyukur bahwa wacana “melabuhkan” eks relawan pilpres ke dalam PDI Perjuangan yang sudah direncanakan dengan beberapa pentolan tim relawan akhirnya bisa terlaksana.

Bang Mus menjelaskan struktur organisasi PDIP hari ini yang terdiri dari berbagai sayap dan badan, seperti Baitul Muslimin Indonesia, Gerakan Nelayan dan Tani Indonesia, Badan Penanggulangan Bencana, Banteng Muda Indonesia, Badan Bantuan Hukum dan Advokasi, dan lain-lain. Sayap dan badan-badan tersebut sudah terlibat aktif di dalam berbagai even di Aceh, namun sayangnya masih kurang dikenal dan bergema.

Badan Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan atau BAGUNA, bahkan terlibat langsung menerjukan relawan dan bantuan kemanusiaan ketika gempa bumi Pidie Jaya Desember 2016 yang lalu serta gempa Palu. PDI Perjuangan juga sangat pro-aktif di dalam memperjuangkan rehabilitasi dan rekonstruksi di kedua daerah yang terkena dampak gempa tersebut.

Muslahuddin meminta kepada para relawan untuk tidak menganggap PDI Perjuangan sebagai sebuah perusahaan, di mana sebuah perusahaan apabila hari ini kita masuki, bulan depan sudah untung.

“Partai adalah sebuah organisasi, yang apabila kita tidak hidupkan, maka dia tidak akan menghidupkan kita,” kata Bang Mus. Intinya kader harus bekerja keras dan jangan mengharapkan kesuksesan instan.

PDI Perjuangan, jelasnya, sebagai organisasi, adalah yang terbaik di seluruh Indonesia. Bahkan yang terlengkap struktur organisasinya di Asia Tengara, serta sudah mendapatkan sertifikat ISO. Ini merupakan pengakuan secara internasional tentang struktur partai, cara mengelola partai hingga keuangan partai. Partai ini di hampir seluruh Indonesia sudah mempunyai struktur hingga di level dusun. Karena kelengkapan inilah maka PDIP bisa dua kali berturut-turut menang di pemilu nasional. Partai ini adalah partai yang mempunyai filosofi, ideologi dan kader-kader militan di lapangan.

Yushani yang memimpin para relawan bergabung, dalam pidatonya menegaskan PDI Perjuangan adalah perahu yang bisa mengantarkan cita-cita dan harapan relawan Jokowi-Ma’ruf Amin pasca pilpres 2019.

“Jokowi saja memakai perahu PDIP untuk mencapai jabatan presiden beliau, kenapa kita tidak (untuk mencapai harapan-harapan lainnya)?” katanya.

Acara penerimaan kader baru tersebut dilanjutkan dengan disematkannya jaket partai dan penyerahan kartu angota secara simbolis kepada Bang Yus dan salah satu kader perempuan oleh Bang Mus.

Previous Post

Manusia Purba di Jawa Masih Hidup Saat Sejenisnya Punah di Muka Bumi

Next Post

Sekda Minta Kualitas Pendidikan Ditingkatkan Melalui Konsep Bersahaja

Next Post

Sekda Minta Kualitas Pendidikan Ditingkatkan Melalui Konsep Bersahaja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Puluhan Eks Relawan Jokowi-Maruf Gabung PDI Perjuangan Aceh

24/12/2019

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com