Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Tolak Harga BBM Naik, BEM UI Sentil 200 Proyek Stranas Pakai APBN

Admin1 by Admin1
13/09/2022
in Nasional
0

Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menyatakan menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite hingga Solar.

Koordinator Sosial Politik BEM UI Melki Sedek Huang mengatakan kenaikan BBM berdampak secara signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan krusial masyarakat.

“Seperti mengakibatkan kenaikan harga (inflasi) berbagai sektor krusial yang mempengaruhi daya untuk memenuhi kehidupan sehari-hari rakyat,” kata Melki dalam keterangan tertulis, Selasa (13/9).

Dia mengungkapkan bahwa Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) mencatat telah terjadi kenaikan harga di berbagai komoditas pangan secara signifikan, seperti komoditas cabai.

Melki menyebut komoditas cabai mengalami peningkatan harga hingga 15,76 persen imbas kenaikan harga BBM. Menurut BEM UI, kenaikan harga komoditas pangan itu akan terus terjadi.

“Dan memberatkan masyarakat. Mengingat sudah terjadinya kenaikan harga dari kelompok pangan sebesar 11,47 persen sebelum terjadinya kenaikan harga BBM,” ucapnya.

BEM UI pun menyentil 200 proyek stategis nasional (stranas/PSN) yang juga dibiayai dari APBN, sama seperti subsidi BBM. Pemerintah menyetop subsidi BBM, tetapi PSN jalan terus.

“Alasan besaran subsidi BBM terlalu membebani APBN nyatanya tidak sejalan dengan terus digerusnya APBN oleh berbagai PSN,” ucap dia.

Melki mengatakan 200 Proyek PSN tersebut bahkan dikejar rampung oleh pemerintah sebelum tahun 2024 dan menghabiskan dana hingga mencapai Rp6.445 triliun.

Tidak hanya itu, kata Melki, BEM UI juga melihat geliat ekonomi konstruktif pemerintah terus berlanjut sampai megaproyek pemindahan ibu kota negara (IKN).

“Padahal, realisasi megaproyek IKN ini jelas semakin membebani APBN karena pembangunan IKN tentu tidak memakan biaya yang sedikit hingga ditaksir sebesar Rp466 triliun,” ucapnya.

Menurut BEM UI, langkah pemerintah yang lebih mengedepankan berbagai proyek pembangunan minim urgensi jelas bertolak belakang dengan peran APBN sebagai shock absorber dalam menjaga dan melindungi perekonomian dan rakyat dari dampak krisis energi global.

BEM UI juga menyoroti pemerintah yang berdalih berdalih telah melaksanakan berbagai program untuk meredam dampak dari kenaikan harga BBM.

Beberapa upaya yang dimaksud adalah penyaluran berbagai bantuan kepada masyarakat, yakni bantuan langsung tunai (BLT), bantuan subsidi upah(BSU), dan bantuan angkutan umum.

Menurut BEM UI, penyaluran BLT ini nyatanya tidak serta merta efektif menjadi solusi meredam efek domino dari kenaikan harga BBM sebab belum ada kepastian konkret mengenai penerima BLT ini akan tepat sasaran.

“Hal ini mengingat pendataan masyarakat tergolong miskin pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) belum sepenuhnya baik,” ujar dia.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kenaikan harga BBM jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax pada Sabtu (3/9) pukul 13.30 WIB.

Harga Pertalite yang semula Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, Solar naik dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter, dan Pertamax naik dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter.

Keputusan pemerintah menaikkan harga BBM mendapat respons negatif dari publik. Demonstrasi pun bermunculan di sejumlah kota di Indonesia guna menentang keputusan tersebut.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Sengketa Perbatasan: Armenia Telepon Putin, Azerbaijan Lebih Dekat ke NATO

Next Post

Polisi Sita 8 Ton BBM Subsidi di Aceh

Next Post

Polisi Sita 8 Ton BBM Subsidi di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 31

31/10/2026
Anggota DPRK Dapil V Aceh Selatan  Apresiasi TNI Bangun

Anggota DPRK Dapil V Aceh Selatan Apresiasi TNI Bangun

30/10/2026
Hoax! Area Arung Jeram Lukup Badak Takengon Banjir

Hoax! Area Arung Jeram Lukup Badak Takengon Banjir

30/10/2026
Bawaslu Kota Banda Aceh Hadirkan Layanan Khusus Kepemiluan di Pekan Nasional Pelayanan Publik FISIP UIN Ar-Raniry

Bawaslu Kota Banda Aceh Hadirkan Layanan Khusus Kepemiluan di Pekan Nasional Pelayanan Publik FISIP UIN Ar-Raniry

30/10/2026
Kenal Haji Uma hingga Azhari Cage? Bagaimana dengan Kantor DPD RI Aceh?

Kenal Haji Uma hingga Azhari Cage? Bagaimana dengan Kantor DPD RI Aceh?

30/10/2026

Terpopuler

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

30/10/2026

Ohku, Sengketa Tanah Wakaf Memanas, Warga Pasang Spanduk Larangan di MAN 1 Pidie Jaya

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Absen di Apel dan Sumpah Pemuda, Bos J Sentil Wabup Pidie Jaya: Jabatan Bukan Sekadar Simbol

26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com