Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Waspada, Ternyata Gerhana Matahari Cincin Bisa Bakar Retina Mata

Admin1 by Admin1
26/12/2019
in Nasional
0

NEW YORK – Fenomena Gerhana Matahari Cincin, sebentar lagi dinikmati di Indonesia, termasuk di beberapa wilayah di Sulawesi Selatan yang dimulai pada pukul 12.25 hingga 14.15 WITA.

Namun peringatan adilansir dari Laman Badan Nasional Aeronautika dan Antariksa Amerika Serikat (AS) atau NASA mengatakan, ada beberapa penelitian yang pernah membuktikan bahaya gerhana matahari.

Ketika matahari terbungkus total oleh bulan bisa dikatakan hal ini aman dilihat oleh mata telanjang. Selain itu, saat matahari tertutup total oleh bulan juga merupakan waktu yang tepat untuk menyaksikan gerhana matahari.

“Meskipun ada sejumlah rekomendasi pencegahan kerusakan mata, namun gerhana matahari total itu aman dan bisa dilihat tanpa filter apapun. Pandangan mata telanjang dari totalitas tidak hanya benar-benar aman, itu benar-benar dan sangat menakjubkan,” tulis NASA.

NASA pun mengimbau, untuk tidak melihat gerhana matahari sebagian dengan mata telanjang. Menurut mereka, ada peralatan dan teknik khusus untuk melihat fenomena tersebut. Beberapa perlatan tersebut seperti proyektor.

“Bahkan ketika 99% permukaan matahari (fotosfer) tertutup selama fase parsial gerhana matahari, cahaya dari bulan sabit yang tersisa masih cukup kuat menyebabkan luka bakar pada retina. Cara yang paling aman dan murah adalah menggunakan proyektor melalui teropong atau teleskop kecil yang terpasang pada tripod untuk memproyeksikan gambar dari matahari ke layar putih,” tambah mereka.

Selain menggunakan proyektor, filter yang dirancang khusus untuk melindungi mata juga menjadi alternatif yang tepat. Umumnya, filter memiliki lapisan tipis kromium atau aluminium yang diendapkan dapat melemahkan radiasi.

Idealnya, filter yang aman harus mengirimkan kurang dari 0,003% cahaya (380—780 nm) dan tidak lebih dari 0,5% dari radiasi inframerah dekat (780—1.400 nm).

Kaca warna nomor 14 yang biasa digunakan tukang las, diklaim sebagai salah satu filter yang paling banyak tersedia untuk melihat matahari dan aman. Masyarakat pun bisa mendapatkannya dari toko pengelasan.

Ada juga beberapa ahli yang menggunakan lapisan compact disk (CD) yang dipercaya bisa menghambat paparan radiasi. Sayangnya, lapisan ini juga tidak cukup melindungi mata.

Sumber: Sindonews.com

Tags: gerhana matahari cincin
Previous Post

Diserang Roket, PM Israel Lari ke Tempat Perlindungan Bom

Next Post

Dalam Pelukan Tsunami (Selesai)

Next Post
Dalam Pelukan Tsunami (Selesai)

Dalam Pelukan Tsunami (Selesai)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Putra Mahkota Dubai Hapus Istilah ‘Ibu Rumah Tangga’, Ganti Jadi ‘Pembentuk Generasi’

Putra Mahkota Dubai Hapus Istilah ‘Ibu Rumah Tangga’, Ganti Jadi ‘Pembentuk Generasi’

20/09/2026
Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

20/09/2026
PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

PKB Pidie Bidik 7 Kursi, Konsolidasi DPAC Jadi Mesin Politik Menuju Pilkada

20/09/2026
515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

515 Tahun Pidie: Jejak Pedir dan Darul Amni yang Tak Boleh Hilang

20/09/2026
Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

20/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Waspada, Ternyata Gerhana Matahari Cincin Bisa Bakar Retina Mata

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Penambang Kabur, 93 Gelondongan PETI Disikat Aparat di Geumpang

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com